PENTAS.TV – BANDUNG, Fakta bahwa hampir seluruh korporasi tidak hanya berorientasi untuk terus menorehkan performa dan kinerja gemilang, tetapi juga senantiasa menjadi penopang program-program pemerintah, semakin nyata.
Bukti terbaru, korporasi perbankan berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb menunjukkan kapasitasnya sebagai mitra pemerintah.
Yakni, berupa tetap pro-aktif mendukung sekaligus memperkuat dunia pendidikan nasional. Caranya, perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan Bandung itu, secara resmi, berpartner dengan Universitas Terbuka (UT)
Resminya kolaborasi tersebut ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ayo Subarna, selaku Direktur Pengganti Direktur Utama bank bjb, dan Prof Dr Ali Muktiyanto, SE MSi, Rektor UT, belum lama ini.
Lingkup kolaborasi tersebut yakni pemanfaatan dan penggunaan Virtual Account (VA) Online. Desain pola VA Online sebagai daya dukung sistem pendidikan terbuka yang tidak terbatas ruang dan waktum
Melalui VA Online, pembayaran biaya kuliah berlangsung secara host to host. Hal ini mempermudah dan mempercepat secara transparan.
Dalam keterangannya, Herfinia, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, mengatakan, sinergi ini, jajaran UT bisa mengoptimalkan dan mengefisienkan pelayanan keuangan serta pengelolaan penerimaan pembayaran biaya pendidikan masyarakat.
Dalam kerja sama ini, lanjut Herfi, sapaan akrabnya, pihaknya tetap menerapkan pola pelayanan Hybrid, yakni pola konvensional dan berbasis digital, yang bisa berperan sebagai fondasi terciptanya kualitas pelayanan pendidikan secara lebih terakselerasi.
Melalui kolaborasi ini, kata Herfi, jajaran Civitas Akademika UT bisa memanfaatkan beragam product holding bank bjb.
Misalnya, sebut dia, pembukaan giro, tabungan, deposito, virtual account, kredit pegawai, fasilitas Dana Pensiunan Lembaga Keuangan (DPLK), dan lainnya.
“Pada masa mendatang, tentu saja, kami menyiapkan ruang kerja sama secara lebih luas dengan berbagai pihak. Khusus UT, kami siap berkolaborasi tentang riset, pengembangan inovasi teknologi, penerapan dan implementasi sistem digital transaction, termasuk pemberdayaan masyarakat,” papar Herfi. (win/*)














