PENTAS.TV – BANDUNG, Akibat perilaku burik disertai tangan-tangan jahil manusia, alam menjadi rusak. Satu indikatornya, terjadinya alih fungsi lahan, yang semula merupakan kawasan konservasi hutan, kini menjadi perkebunan atau lahan lainnya.
Akibatnya, sangat fatal. Bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang, longsor, dan lainnya, melanda banyak daerah, seperti yang terjadi di wilayah Sumatera baru-baru ini.
Karena itu, sebagai upaya meminimalisir sekaligus mencegah terjadinya dampak bencana hidrometeorologi, banyak korporasi, termasuk yang berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaktifkan program-program bernuansa kelestarian alam dan lingkungan.
Satu di antaranya, yakni anak usaha Holding Company DEFEND.ID alias PT Len Industri (Persero), yakni PT Surya Energi Indotama (SEI).
Terbukti, untuk kesekian kalinya, PT SEI menggulirkan agenda yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan, yakni penanaman pohon.
Terbaru, belum lama ini, bertepatan dengan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-18, berlokasi di Taman Kehati, kawasan Cipadung Kota Bandung, PT SEI menanam ribuan batang pohon beragam jenis.
“Jumlahnya yakni sekitar 1.000 batang pohon berbagai jenis,” tandas I Made Sandika Dwiantara, Direktur Utama PT SEI.
Dia mengatakan, program penanaman pohon ini menjadi bukti bahwa pihaknya pun turut pro-aktif menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
“Agenda ini juga upaya kami meminimalisir sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi di Indonesia, khususnya, Bandung,” tandas I Made Sandika Dwiantara.
Dalam agenda ini, lanjut dia, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah stakeholder. Antara lain, sebutnya, perbankan.
Lalu, lanjut dia, sesama anak usaha PT Len Industri (Persero), yaitu PT Eltran Indonesia, serta kalangan jurnalis.
Pihaknya, tegas dia, berkomitmen, secara rutin, menggulirkan program penanaman pohon setiap tahunnya.
“Kami harap, upaya kecil kami ini bisa bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat, di antaranya, sebagai pencegahan sekaligus meminimalisir terjadinya bencana hidrometeorologi,” tutupnya. (win/*)














