PENTAS.TV – BANDUNG, Hampir setiap tahun, ada momen-momen tertentu yang menyebabkan berbagai kebutuhan dan aktivitas lebih masif daripada kondisi normal.

Satu indikatornya terjadi pada periode akhir tahun yang super sibuk, terutama bagi korporasi-korporasi public service, Natal-Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

Ketika pemerintah, secara resmi mengaktifkan Masa Angkutan Nataru 2025-2026, yang bergulir 18 Desember 2025-4 Januari 2026, korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor transportasi publik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Group, memprediksi bahwa ada potensi volume penumpang kereta lebih masif apabila perbandingannya dengan hari-hari biasa.

Faktanya, selama Masa Angkutan Nataru 2025-2026, volume penumpang, khususnya Commuter Line, benar-benar tumplek hampir di seluruh wilayah kerjanya, termasuk Wilayah 2 Bandung.

Dalam keterangannya, Karina Amanda, Vice President Corporate Secretary PT KAI (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI), yang merupakan anak usaha korporasi Merah Putih yang dahulu bernama Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) ini, mengungkapkan, pada awal Masa Angkutan Nataru 2025-2026, pihaknya memperkirakan volume penumpang Commuter Line di Wilayah 2 Bandung melebihi 1 juta orang. Ternyata, prediksi itu benar-benar terbukti.

“Pada periode 18 Desember 2025-1 Januari 2026, di Wilayah 2 Bandung, kami melayani 1.047.367 orang penumpang Commuter Line,” tandas Karina Amanda.

Khusus Desember 2025, Karina Amanda mengatakan, di Wilayah 2 Bandung, sebanyak 73.815 orang menggunakan Commuter Line.

Wanita berambut pendek ini mengklaim bahwa saking tumpleknya volume penumpang Commuter Line tersebut, secara otomatis, semakin memperkuat status kereta sebagai moda transportasi terfavorit dan primadona masyarakat.

Karena lokasinya yang sangat strategis dan berada di pusat Kota Kembang, Stasiun Bandung menjadi titik tersibuk pada 31 Desember 2025. Kala itu, ujarnya, Stasiun Bandung dipadati sebanyak 8.891 orang penumpang.

Titik tersibuk lainnya, sambung dia, yakni Stasiun Cikarang. Pada 31 Desember 2025, Stasiun Cikarang sibuk melayani 7.461 orang penumpang

Lalu, tuturnya, pada 1 Januari 2026 pukul 15.00 WIB, pihaknya mencatat, Commuter Line di Wilayah 2 Bandung dimanfaatkan 57.124 orang penumpang sebagai fasilitas transportasi publik, yang mayoritas, menuju sejumlah destinasi wisata.

Pada awal Januari 2026, tukasnya, giliran Stasiun Cimekar yang sibuk melayani penumpang Commuter Line. Kala itu, sebanyak 3.265 orang penumpang memadati Stasiun Cimekar.

Riuhnya penumpang di Stasiun Cimekar , lanjutnya, bukan tanpa sebab. “Lokasinya (Stasiun Cimekar), tidak jauh dari Masjid Al-Jabbar.

Begitu pula dengan Stasiun Garut. Pada periode pembuka 2026, tambahnya, Stasiun Garut dipadati 1.165 orang penumpang, yang ingin berpelesir di kawasan Garut dan sekitarnya, yang terkenal memiliki pesona alam nan indah.

Tentunya, sahut Karina Amanda, pihaknya sangat bersyukur karena bisa melayani dan mengakomodir kebutuhan transportasi masyarakat selama momen Nataru 2025-2026 secara aman, lancar, dan nyaman.

“Karena itu, pada tahun ini, kami tetap berkomitmen untuk senantiasa terus menyempurnakan pelayanan secara lebih prima dan optimal sehingga setiap perjalanan Commuter Line, khususnya di Wilayah 2 Bandung, semakin aman, lancar, dan nyaman,” pungkas Karina Amanda. (win/*)