PENTAS.TV – BANDUNG, Periode super sibuk akhir tahun, yakni Natal-Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 berakhir. Tentunya, apabila perbandingannya dengan kondisi normal, kebutuhan masyarakat lebih banyak dan masif, termasuk dalam hal dana tunai.

Berkenaan dengan hal itu, selama periode Nataru 2025-2026, terungkap bahwa korporasi perbankan berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb mengalokasikan dana super jumbo bagi masyarakat, khususnya, para nasabahnya.

Herfinia, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, dalam keterangannya, mengemukakan, selama periode Nataru 2025-2026, berdasarkan proyeksi, pihaknya mengalokasikan dana tunai bernilai Rp8,3 triliun.

Cakupannya, kata alumnus Universitas Padjajaran (Unpad) ini, menopang operasional pada seluruh jaringan perbankan yang bermarkas di Jalan Naripan Bandung itu, demi terpenuhi dan terlayaninya kebutuhan dana tunai dan transaksi masyarakat selama Nataru 2025-2026.

Selain dana tunai, kata dia, pada Nataru 2025-2026, selain jaringan kantor, piihaknya pun mengaktifkan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Di antaranya, sebut dia, seluruh jaringan Anjung Tunai Mandiri (ATM).

Lalu, selama momen akhir tahun tersebut, kata Herfinia, pihaknya juga mengaktifkan sistem pelayanan transaksional secara terbatas dan weekend banking.

“Dua sistem pelayanan tersebut, kami aktifkan pada beberapa hari weekday dan Sabtu-Minggu selama periode Nataru 2025-2026,” papar Herfi, sapaan akrabnya.

Selama weekend banking dan pelayanan terbatas momen Nataru 2025-2026, jelas dia, masyarakat tidak hanya bisa bertransaksi, seperti tarik-setor tunai, pembayaran cicilan kredit, pajak, tetapi juga membuka rekening baru.

“Termasuk bisa memperoleh informasi tentang instrumen-instrumen dan produk-produk pelayanan perbankan lainnya,” urai dia. (win/*)