PENTAS.TV – BANDUNG, Bagi banyak kalangan, dan sektor, termasuk industri, 2025 merupakan periode yang sulit. Satu buktinya, kondisi itu dirasakan dan dialami industri otomotif nasional.
Selama 2015, pasar otomotif nasional, khususnya mobil, mengalami kelesuan. Perkembangannya tidak sebaik 2024.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Januari-November 2026, realisasi penjualan mobil baru secara retail sales dan wholesales, masing-masing berjumlah 739.977 unit serta 710.084 unit.
Realisasi volume penjualan secara retail sales pada Januari-November 20266 itu berkurang 8,4 persen atau lebih sedikit 67.609 unit daripada pencapaian periode sama tahun sebelumnya.
Melihat lesunya dan realisasi penjualan mobil selama 11 bulan tersebut, akhirnya, Gaikindo merevisi targetnya, yang semula 850 ribu-900 ribu menjadi 780-800 ribu unit selama periode 2025.
Kendati 2025 merupakan periode yang penuh tantangan dan dinamika, Gaikindo tetap punya asa dan optimistis bahwa kondisi 2026 lebih baik.
Akan tetapi, Gaikindo belum menginformasikan dan mengumumkan proyeksi serta target penjualan mobil baru pada 2026. (win/*)













