PENTAS. TV – BANDUNG, – Berbagai cara.untik lebih memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat terus digulirkan pemerintah. Di antaranya, menyeragamkan harga beras di seluruh wilayah Indonesia.

Kepada media, Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), mengiyakan rencana penyeragaman harga beras di seluruh wilayah Indonesia tersebut

“Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyiapkan pemberlakuan kesetaraan dan keseragaman harga beras di seluruh wilayah Indonesia,” tandas Ahmad Rizal Ramdhani.

Purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) ini mengemukakan, dalam penyeragaman dan penyetaraan ersebut jenis berasnya yakni beras medium. Yaitu, sebutnya, Beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Jika terealisasi, sambung dia, harga Beras SPHP di seluruh wilayah Indonesia, baik Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, maupun Maluku-Papua, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kilo gram.

Bandrol itu ,kata dia, tetap memberi benefit kepada para penjualnya. Pasalnya, harga beras SPHP pada gudang yakni Rp11.000 per kilo gram. Jadi, sahutnya, setiap pedagang punya margin atau keuntungan Rp1.500 per kilo gram.

Dia berpendapat, bandrol Beras SPHP yang seragam tersebut lebih terjangkau daripada beras sejenis atau berkatagori sama

Akan tetapi, Ahmad Rizal Ramdhani belum bisa memastikan pemberlakuan penyetaraan dan penyeragaman harga beras i tu.

Meski demikian, Ahmad Rizal Ramdhani mengklaim bahwa Presiden Republik Indonesia 2024-2029, Prabowo Subianto, merestui rencana penyeragaman dan penyetaraan harga beras tersebut.

Guna merealisasikannya, sambung dia, pihaknya segera berdiskusi dengan pemerintah. “Kami juga masih menantikan anggaran subsidi pemerintah berupa bertambahnya fee margin menjadi 7 persen,” ungkapnya. (win/*)