PENTAS.TV – BANDUNG, Tidak pelak lagi, kereta semakin memperkokoh statusnya sebagai moda transportasi terfavorit dan pilihan utama masyarakat.
Fakta terbarunya yakni berjubelnya volume penumpang di Wilayah 2 Bandung selama periode Long Weekend Isra Miraj 2026, yang bergulir 15+19 Januari 2026.
Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mengemukakan, selama dua hari pertama periode Long Weekend Isra Miraj 2026, yakni 15-16 Januari 2026, secara kumulatif, baik keberangkatan maupun kedatangan, pihaknya melayani dan mengakomodir sebanyak 58.700 orang penumpang.
Jumlah itu, jelasnya, terdiri atas 29.020 orang penumpang berangkat dari lima titik keberangkatan di wilayah kerjanya kerjanya, yakni Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cianjur, Tasikmalaya, dan Cipatat.
Sisanya, sebanyak 29.680 orang penumpang, kata Kus, tiba di lima stasiun titik kedatangan. “Yaitu Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cianjur, Tasikmalaya, dan Cipatat,” tandas Kus, sapaan akrabnya.
Khusus 16 Januari 2026, sahut mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon itu, Stasiun Bandung menjadi titik tersibuk melayani keberangkatan dan kedatangan para penumpang.
Pada 16 Januari 2026, stasiun ini, melayani keberangkatan sebanyak 4.737 orang penumpang serta kedatangan 5.185 orang penumpang.
Titik tersibuk berikutnya, lanjut Kus, adalah Stasiun Kiaracondong. Di fasilitas transportasi publik ini, ujar dia, pihaknya melayani keberangkatan 3.226 orang penumpang dan kedatangan sebanyak 2.742 orang penumpang.
Kus menambahkan, sebanyak 2.049 orang penumpang memiliki Stasiun Cianjur sebagai titik keberangkatan dan kedatangan.
“Terdiri atas, jelasnya, 972 orang yang berangkat dari Stasiun Cianjur. Kemudian, sebanyak 1.077 orang tiba di Stasiun Cianjur,” paparnya.
Stasiun Tasikmalaya dan Cipatat, lanjut Kus, pada 16 Januari 2026, melayani 710 orang penumpang yang berangkat ke berbagai tujuan.
Selain itu, pada hari yang sama, Stasiun Tasikmalaya pun, kata dia, menjadi titik kedatangan sebanyak 1.046 orang penumpang.
Di Stasiun Cipatat, imbuh mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ini, jumlah penumpang yang berangkat dan tiba, masing-masing sebanyak 679 orang serta 931 orang.
Bicara soal penjualan tiket, Kus membeberkan, selama 15-16 Januari 2026, sebanyak 48.829 lembar tiket kereta jarak jauh ludes terjual.
Jumlah itu, terangnya, setara dengan 72.4 persen ketersediaan kapasitas selama periode Long Weekend Isra Miraj 2026, yakni berjumlah 67.410 seat.
Pada sisi lain, Kus menginformasikan bahwa para penumpang yang ingin bepergian menuju Surabaya, berkesempatan memperoleh tarif rangkaian Pasundan (Kiaracondong+Surabaya Gubeng) yang lebih murah 10 persen.
Itu karena, kata Kus, pihaknya memberlakukan tarif diskon 10 persen rangkaian Pasundan untuk perjalanan pada periode 11 Januari-10 Maret 2026.
“Tapi, tarif diskon ini tidak tergabung dengan program diskon lainnya, termasuk tarif reduksi,” sahutnya.
Meski demikian, seperti pembelian tiket lainnya, imbuh dia, pada program diskon 10 persen rangkaian Pasundan tersebut, para penumpang bisa membatalkan atau mengubah jadwal perjalanannya.
“Apabila terjadi pembatalan keberangkatan, kami memberlakukan refund alias pengembalian biaya tiket sesuai ketentuan,” tutup Kus. (win/*)














