PENTAS.TV – BANDUNG, Predikat sebagai moda transportasi terfavorit masyarakat semakin melekat pada kereta.
Satu buktinya, di Wilayah 2 Bandung, selama 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) mengklaim bahwa volume penumpang Commuter Line membludak. Jumlahnya belasan juta orang.
Karina Amanda, Vice President Corporate Secretary PT KAI (Persero). Commuter Line Indonesia (KCI), mengemukakan, selama 12 bulan periode 2025, di Wilayah 2 Bandung, pada momen weekday, secara rata-rata, pihaknya melayani dan mengakomodir kebutuhan transportasi bagi sekitar 43 ribu orang penumpang per hari.
“Sedangkan saat momen long weekend, rata-rata volume penumpang Commuter Line sekitar 50 ribu orang per hari terlayani dan terakomodir kebutuhan transportasinya,” tandas wanita berambut pendek ini.
Melihat hal itu, Karina Amanda optimistis bahwa pada 2026, status kereta sebagai moda transportasi primadona masyarakat semakin kuat.
Karenanya, cetus dia, pada 2026, pihaknya mencanangkan sebuah target, yakni sekitar 17 juta orang penumpang terlayani dan terakomodir secara sempurna, prima, dan optimal.
Agar target itu terealisasi, Karina Amanda menyatakan, pihaknya terus melakukan upaya-upaya penyempurnaan, baik pola operasional maupun pelayanan,, sehingga seluruh perjalanan lebih efektif, efisien, aman, nyaman, lancar, dan kondusif.
Upaya-upaya itu antara lain, menambah jarak tempuh Commuter Line Bandung Raya, khususnya, KA 398.
Selama ini, KA 398 wara-wiri pada lintas Padalarang-Kiaracondong. Namun, sambungnya, sejak 1 Februari 2026, pihaknya menerapkan rute KA 398, yang menjadi KA 398-A, menjadi Padalarang-Cicalengka.
Perubahan atau penambahan jarak tempuh Commuter Line Bandung Raya tesebut berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka) 2026, yang direstui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Pada Gapeka 2026 itu pun, lanjut dia, pihaknya tidak lagi mengaktifkan Commuter Line Bandung Raya KA 399 rute Kiaracondong-Padalarang.
Meski demikian, pada W Februari 2026, tambahnya, pihaknya mengaktifkan Commuter Line Bandung Raya KA 357 untuk melayani rute Cicalengka-Padalarang.
Bentuk pelayanan berikutnya, imbuh dia, yakni menambah dan menyempurnakan infrastruktur dan fasilitas Stasiun Gadobbangkong.
Yaitu,mengaktifkan Sky Bridge alias Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Selama ini, ujar dia, para penumpang harus melakukan passenger crossing atau menyeberangi jalur-jalur kereta secara langsung.
Demi keamanan dan keselamatan, sambung Karina Amanda, pihaknya melakukan penyempurnaan fasilitas Stasiun Gadobbangkong., yakni menyediakan dan mengaktifkan JPO, sehingga keamanan dan keselamatan lebih terjamin. (win/*)














