Ada Tujuh Stasiun Paling Sibuk di Wilayah 2 Bandung Selama Masa Angkutan Idul Fitri 2026, KAI Sebut Lokasinya

Publikasi:

PENTAS.TV – BANDUNG, Seperti prediksi, bahwa pada momen-momen tertentu, di antaranya periode Ramadan-Idul Fitri, beragam kebutuhan,, termasuk mobilitas masyarakat lebih masif daripada kondisi normal.

Hal itu pun terjadi selama Masa Angkutan Idul Fitri tahun ini, yang bergulir 11 Maret-1 April 2026.

Pada periode itu, volume penumpang kereta di Wilayah 2 Bandung, benar-benar membludak. Jumlahnya, 872.179 orang.

Terdiri atas 441.610 orang yang berangkat dari Wilayah 2 Bandung. Sisanya, sebanyak 430.559 orang yang tiba di wilayah tersebut.

Berkaitan dengan hal itu, khusus di Wilayah 2 Bandung, ada tujuh stasiun yang paling sibuk melayani dan mengakomodir kebutuhan serta mobilitas masyarakat selama periode Masa Angkutan Idul Fitri 2026.

Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, menjelaskan,  Stasiun Bandung menjadi titik paling sibuk melayani para penumpang .

Selama Masa Angkutan Idul Fitri 2026, kata Kus, sapaan akrabnya, sebanyak 245.322 orang penumpang terlayani oleh Stasiun Bandung.

“Yang berangkat dari Stasiun Bandung berjumlah 122.972 orang. Yang tiba (di Stasiun Bandung) sebanyak 122.350 orang,” tandas Kus.

Mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon ini meneruskan, posisi runner-up stasiun paling ramai oleh penumpang adalah Kiaracondong.

Secara total, kata Kus, pada Masa Angkutan Idul Fitri 2026, stasiun ini melayani 89.946 orang penumpang.

Terdiri atas, terangnya, keberangkatan sebanyak 89.946 orang penumpang. Sebanyak 75.037 orang penumpang lainnya, sahut dia, menjadikan Stasiun Kiaracondong sebagai titik pemberhentian.

Posisi The Big Three stasiun tersibuk, sambungnya, adalah Tasikmalaya. Titik keberangkatan dan kedatangan pada lintas jalur selatan Jabar ini, kata Kus, melayani 74.843 orang penumpang.

“Sebanyak  36.476 orang di antaranya, berangkat dari Tasikmalaya. Lainnya, yaitu 38.367 orang penumpang tiba di Tasikmalaya,” papar mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) tersebut.

Urutan ketiga stasiun paling sibuk, tutur Kus, juga berada di wilayah selatan Jabar arah barat, yaitu Cianjur.

“Yang berangkat dari, Stasiun Cianjur berjumlah 32.519 orang penumpang. Nah, yang tiba di stasiun itu sebanyak 34.326 orang,” urai dia.

Meski tidak seramai Stasiun Bandung, Tasikmalaya, dan Cianjur, beber dia, Cipatat pun termasuk titik tersibuk melayani  51.775 orang penumpang.

Jumlah itu  jelasnya, meliputi keberangkatan sebanyak  25.417 orang dan kedatangan sejumlah 26.358 orang.

Dua stasiun tersibuk berikutnya, tambah mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu, yakni Banjar dan Purwakarta.

Stasiun Bajar, kata dia, selama Masa Angkutan Idul Fitri 2026, secara kumulatif, melayani 44.068 orang penumpang.

“Volume keberangkatan dan kedatangannya, masing-masing berjumlah 20.680 orang serta 23.388 orang,” ucapnya.

Sedangkan sebanyak 39.089 orang terlayani oleh Stasiun Purwakarta. Meliputi, ujarnya, volume keberangkatan sebanyak  20.090 orang dan kedatangan yang jumlahnya 18.999 orang.. (win)

Editor: erwin

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah, Tak Perlu Ribet Bawa  KTP Pemilik Awal, Kok Bisa? Simak Penjelasan KDM

PENTAS.TV - BANDUNG, Selama ini, sepertinya, ada satu kendala...

PDIP Jawa Barat Salurkan Bantuan ke Bandung Zoo, Ini Harapan Besar untuk Nasib Satwa dan Karyawan

PENTAS.TV– BANDUNG,  Solidaritas ditunjukkan oleh anggota Partai Demokrasi Indonesia...

Bukan Sekadar Murah! Leapmotor Tancap Gas Global, Siap Guncang Pasar Mobil Listrik RI

PENTAS.TV– BANDUNG,  Pabrikan mobil listrik asal China, Leapmotor, makin...

Mengungkap Kehidupan Gajah: Dari Sabana Afrika hingga Asia

PENTAS.TV– BANDUNG, Gajah merupakan mamalia darat terbesar yang masih ada...