Idul Fitri: Benarkah Penumpang Commuter Line Semakin Berjubel? KCI Punya Datanya, Simak Penjelasannya

Publikasi:

Pentas TV – Bandung, Seperti prediksi sebelumnya, bahwa volume penumpang berbagai moda transportasi selama Masa Angkutan Idul Fitri 2025 berpotensi lebih banyak daripada periode sama tahun sebelumnya.

Satu indikatornya yakni semakin berjubelnya volume penumpang Commuter Line, khususnya di Wilayah 2 Bandung.

Joni Martinus, Vice President Corporate Secretary PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI), menginformasikan, selama periode Masa Angkutan Idul Fitri 225, tepatnya 21 Maret 2025-4 April 2025 pukul 15.00 WIB, di Wilayah 2 Bandung, pihaknya melayani 865.832 orang penumpang.

“Khusus 4 April 2025, volume penumpang yang terlayani sebanyak 57.720 orang,” tandas mantan Vice President Public Relations PT KAI (Persero) tersebutm

Joni Martinus meneruskan, Bandung Raya menjadi Commuter Line terfavorit di Wilayah 2 Bandung. Pasalnya, Commuter Line yang melayani rute Cicalengka-Padalarang itu melayani 489.339 orang.

Terbanyak selanjutnya, kata Joni Martinus, yaitu Commuter Line Garut. Volume penumpangnya berjumlah 138.126 orang.

“Lalu, sebanyak 180.774 orang terlayani oleh Commuter Line Walahar. Sedangkan Commuter Line Jatiluhur melayani 57.593 orang penumpang,” papar mantan Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung itu.

Pada 4 April 2025, tambah Joni Martinus, ada beberapa stasiun yang merupakan titik keberangkatan dan kedatangan terbanyak.

Yakni, ungkapnya, Stasiun Cikarang. Volume penumpang Commuter Line di Stasiun Cikarang berjumlah 7.330 orang.

“Stasiun Cikarang menjadi yang terbanyak karena terintegrasi dengan Commuter Line Jabodebek (Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi)

Kemudian, sebanyak 6.642 orang berangkat dan tiba di Stasiun Cicalengka. Selanjutnya, kata Joni Martinus, Stasiun Bandung menjadi titik keberangkatan dan kedatangan sebanyak 5.574 orang penumpang.

Sedikit berbeda dengan stasiun-stasiun lainnya. Di Wilayah 2 Bandung, stasiun-stasiun berlokasi tidak jauh dari destinasi wisata dan pusat perbelanjaan.

Contohnya, kata Joni Martinus, lokasi Stasiun Bandung yang dekats kawasan pariwisata bernuansa Eropa, Jalan Braga.

Begitu pula dengan Stasiun Padalarang, yang lokasinya dekat Situ Ciburuy. Sama halnya dengan Stasiun Cimekar.

“Lokasi (Stasiun) Cimekar dekat Masjid Al-Jabbar Bandung,. Sama halnya dengan Stasiun Garut yang lokasinya dekat pemandian Cipanas,” tutur Joni Martinus. (win)

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Argo Bromo-KRL Tabrakan: Dua Tewas,  Perjalanan Parahyangan Tersendat,  Gara-gara Taksi Menerobos?

PENTAS.TV - BANDUNG, Kasus kecelakaan  bisa kembali kapan dan...

Waduh, Saham Bank Mandiri Drop, Kok Bisa, Inikah Biang Keladinya?

PENTAS.TV - BANDUNG, Beragam dinamika kerap terjadi dalam hal...

Bos HPM Ungkap Rencana dan Strategi Jitu di balik Tutupnya Sejumlah Jaringan, Apa Katanya?

PENTAS.TV - BANDUNG, Selama beberapa waktu terakhir, publik di...

OJK Beberkan Penyebab Perbankan Sulit Pangkas Suku Bunga Kredit, Simak Penjelasannya

PENTAS.TV - BANDUNG, Beberapa waktu lalu, berdasarkan Rapat Dewan...