Jurus Terbaru Bank BJB Gairahkan UMKM: Rangkul PIP, Ini Bentuknya

0
Kantor Pusat bank bjb. ( Instagram)

PENTAS.TV – BANDUNG, Di antara beragam sektor ekonomi, Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM) adalah yang tertangguh.

Bagaimana tidak, ketika terjadi beragam dinamika yang menyebabkan cukup banyak industri-industri atau korporasi-korporasi limbung, UMKM sanggup survive.

Tentunya, kondisi itu membuat banyak lembaga, termasuk korporasi, baik yang berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pro-aktif  untuk lebih menggairahkan eksistensi UMKM.

Satu di antaranya adalah korporasi perbankan BUMD Jabar, PT Bank’ Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.

Faktanya, hingga kini, bank bjb terus menggulirkan beragam jurus dan kiat agar para pelaku UMKM lebih bergeliat dan berdaya saing.

Cara terbaru korporasi perbankan yang bermarkas di Jalan Naripan Bandung itu menjalin kerja sama dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Sinergi strategis tersebut resmibtrrjalin setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Lounge lantai 3 Kantor Pusat bank bjb lantai 3.

“Kerja sama itu berupa  pemanfaatan produk dan jasa pelayanan perbankan untuk memperkuat   kapasitas UMKM di Indonesia,” tandas Ayi Subarna, Pelaksana Tugas (Plt) Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, dalam keterangannya.

Ayi Subarna mengatakan, kerja sama yang diteken Direktur Utama bank bjb terpilih, Yusuf Saadudin dan Direktur Utama PIP, Ismed Saputra tersebut, merupakan tonggak awal terbentuknya  sinergi unik membangun sebuah ekosistem pembiayaan dan pemberdayaan para pelaku UMKM secara inklusif sehingga sektor itu bisa lebih adaptif dan berdaya saing kuat.

Pria berpostur tubuh jangkung ini melanjutkan, sinergi dengan PIP juga merupakan upaya  dan landasan strategis yang misinya memperluas akses pembiayaan serta permodalan.

“Juga memperkuat kapasitas UMKM. Sinergi ini juga bisa  membuat  para pelaku UMKM, utamanya sektor ultra mikro dan mikro, bisa lebih memanfaatkan pelayanan keuangan secara optimal,” paparnya.

Selain pembiayaan, beber Ayi Subarna, pihaknya juga memperkuat edukasi dan literasi bagi para pelaku UMKM melalui skema pendampingan, pelatihan, serta mengintegrasikan ekosistem digital.

Dalam kerja sama ini, tambah Ayi Subarna, peran PIP yakni membuka serta memperluas akses pembiayaan, termasuk jaringan plus beragam program lainnya demi pemerkuatan kapasitas UMKM yang bisa terintegrasi dengan platform dan beragam bentuk pelayanan perbankan, khususnya bank bjb.

Ayi Subarna mengungkapkan, Ada beberapa hal krusial dalam kerja sama ini. Antara lain, ucapnya, pemanfaatan produk dan jasa pelyanan perbankan.

Lalu, ujarnya, implementasi  program pemberdayaan UMKM. Kemudian, sharing  data program kapasitas usaha. “Selanjutnya,  penempatan dana dalam berbagai bentuk instrumen,” tuturnya.

Kolaborasi ini pun, imbuhnya, meliputi penyediaan fasilitas transactional banking dan   pemanfaatan beragam pelayanan jasa perbankan lainnya. (win/*)