PENTAS.TV – BANDUNG, Bencana, seperti banjir, longsor, gempa, dan lainnya, bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa pun.

Seperti yang dialami warga wilayah Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang beberapa waktu lalu, dilanda longsor.

Tentunya, hal itu menjadi perhatian banyak pihak, tidak terkecuali korporasi berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

Karena itu, demi meringankan beban masyarakat Cisarua yang terlanda longsor itu, korporasi Merah Putih yang dahulu bernama Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) kembali mengaktifkan misi sosialnya.

Bagaimana caranya?

Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat Humas PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mengemukakan, demi meringankan beban masyarakat Cisarua yang terlanda longsor, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pihaknya menyalurkan bantuan.

“Penyaluran bantuan kepada masyarakat Cisarua yang terlanda longsor tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat kami berkenaan dengan kondisi darurat kebencanaan,” tandas Kus, sapaan akrabnya.

Proses penyaluran bantuan itu, kata Kus, terkemas dalam KAI Quick Response, yang termasuk bagian Program TJSL.

Mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon itu menjelaskan, bentuk bantuan bagi warga Cisarua yang terdampak longsor itu antara lain berupa kebutuhan dasar.

Misalnya, sebut dia, paket sembilan kebutuhan pokok (sembako). Lalu, kata dia, pakaian, dan selimut. Secara total, ujar Kus, bantuan tersebut bernilai puluhan juta rupiah.

Mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ini meneruskan, penyaluran bantuan ini juga menjadi bukti bahwa, pihaknya tidak hanya berkomitmen untuk melayani dan mengakomodir kebutuhan transportasi masyarakat secara optimal, tetapi juga, wujud empati jajarannya atas terjadinya berbagai bencana di tanah air, termasuk longsor yang melanda Cisarua KBB. (win/*)