PENTAS.TV – BANDUNG, Bagi hampir seluruh pelaku usaha dan bisnis, 2025 merupakan periode yang cukup sulit serta penuh tantangan.

Meski demikian, sejumlah sektor industri nasional, ternyata, berhasil menorehkan performa dan kinerja apik serta gemilang. Satu contohnya, korporasi Sektor Jasa Keuangan (SJK) berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pegadaian (Persero).

Terbukti, meski selama 2025 terjadi banyak tantangan dan dinamika, PT Pegadaian (Persero) menunjukkan kapasitasnya sebagai sebuah korporasi yang berhasil membukukan kinerja cemerlang.

Indikator kecerlangan itu tercermin pada perolehan laba bersih yang diraup korporasi Merah Putih tersebut.

Kepada media, Damar Latri Setiawan, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), mengungkapkan, perolehan laba yang pihaknya bujukan selama 2025 bernilai jumbo.

Nominalnya, sebut dia, yakni Rp8,34 triliun. “Perbandingannya dengan perolehan laba periode 2024, yang nominalnya Rp5,85 triliun, bertambah sangat signifikan, yakni 42,6 persen,” tandas Damar Latri Setiawan.

Masifnya nominal perolehan laba tersebut, jelas Damar Latri Setiawan, ditopang oleh Outstanding Loan (OSL) Gross yang secara tahunan, melejit 47,5 persen atau menjadi Rp126 triliun. Pada 2024, sambung dia, realisasi perolehan OSL Gross bernilai Rp85,4 triliun.

Pergerakan positif itu, kata dia, menambah rasio Return of Aset (ROA) menjadi 6,7 persen. Selain itu, sahutnya, rasio Return of Equity (ROE), juga bertambah menjadi 21,73 persen.

Perkembangan positif lainnya, lanjut Damar Latri Setiawan, yakni pada rasioNon-Performing Loan (NPL), yakni pada level 0,38 persen.

“Rasio NPL selama 2025 itu lebih baik daripada 2024, yaitu 0,63 persen,” sahut Damar Latri Setiawan.

Perkembangan positif rasio NPL tersebut, kata dia, membuktikan bahwa pihaknya mampu mengelola bisnis dan menyalurkan pembiayaan yang sangat baik serta sehat

Tentunya, perolehan laba bernilai masif itu, tambahnya, menambah pundi-pundi asetnya. Hingga akhir Desember 2025, ucapnya, pihak ya memiliki aset bernilai Rp151,7 triliun, lebih banyak 47,8 persen daripada realisasi 2024, yang angkanya Rp102,6 triliun.

Bagaimana dengan proyeksi tahun ini?

Ferdian Timur Satyagraha, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian (Persero), menyatakan optimismenya.

Dia yakin bahwa tahun ini, meski tantangan dan dinamika masih bisa terjadi, jajarannya sanggup lebih menggeliatkan performa serta kinerjanya.

Caranya, ungkap dia, melalui penyusunan dan pengimplementasian strategi yang tepat dan adaptif.

“Termasuk menyempurnakan dan memperkuat pola pelayanan berkonsep solusi. Yang tidak kalah pentingnya, kami terus berinovasi dan bertransformasi, serta tetap mematuhi regulasi,” paparnya. (win/*)