PENTAS.TV – BANDUNG, Kondisi yang unik bisa dialami banyak kalangan, tidak terkecuali korporasi berbendera Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Adalah korporasi perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk (Persero).
Berdasarkan pelaporan neraca keuangannya, hingga Juli 2025, PT BRI Tbk (Persero) menyalurkan kredit bernilai Rp1.267,12 triliun, atau bertambah 5,26 persen secara tahunan.
Gacornya penyaluran kredit itu membuat Interest Income atau pendapatan bunga selama periode Januari-Juli 2025, bertambah 1,03 persen secara tahunan atau bernilai Rp95,58 triliun.
Realisasi Net Interest Income (NII) pun menggeliat. Persentasenya 1,55 persen secara tahunan atau bernominal Rp65,36 triliun.
Geliat lainnya tercermin pada bertambahnya nilai kelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK), yakni menjadi Rp1.456,99 triliun atau bertambah 5,35 persen secara tahunan.
Megahnya penyaluran kredit itu juga menambah aset PT BRI Tbk (Persero) semakin berlimpah. Yakni, bertambah 4,36 persen secara tahunan atau nominalnya menjadi Rp 1.914,12 triliun.
Uniknya, perolehan laba bersih PT BRI Tbk (Persero) hingga Juli 2025, berkurang 9,01 persen apabila perbandingannya dengan periode sama 2024 atau bernilai Rp28,58 triliun.
Khusus periode Juli 2025, perolehan laba perbankan Merah Putih tersebut juga terkontraksi 38,31 persen jika perbandingannya dengan Juni 2025 atau bernilai Rp3,79 triliun. (win/*)