PENTAS.TV – BANDUNG, Hampir setiap tahun, pada momen-momen tertentu, semisal Ramadan-Idul Fitri, berbagai macam kebutuhan, termasuk dana tunai, lebih masif apabila perbandingannya dengan kondisi normal.
Menyikapi kondisi itu, korporasi perbankan berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk (Persero) menyiapkan dan mengimplementasikan beberapa strateginya agar kebutuhan dana tunai masyarakat, terutama para nasabahnya, terlayani serta terakomodir secara optimal.
Di antaranya, berupa menyiapkan dana tunai bernilai super jumbo untuk kebutuhan transaksi selama periode Long Weekend Idul Fitri 2026, yang bergulir 18-24 Maret 2026.
“Demi terlayani dan terakomodirnya kebutuhan transaksi masyarakat, selama Lon Weekend Idul Fitri 2026, kami menyiapkan dana tunai bernilai Rp25 triliun,” tandas Hakim Puteratama, Direktur Operasional PT BRI Tbk (Persero), dalam keterangannya.
Mantan Pemimpin Divisi Corporate Secretary PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb ini mengakui bahwa pengalokasian dana tunai pada periode Idul Fitri 2026 itu lebih sedikit daripada periode sama 2015.
Pria asal Palembang ini menjelaskan, kondisi itu terjadi karena adanya kecenderungan masyarakat untuk bertransaksi menggunakan sistem dan platform digital.
Meski demikian, tegasnya, pihaknya tetap bersiaga penuh agar seluruh kebutuhan dana tunai masyarakat selama momen Long Weekend Idul Fitri 2026 terlayani dan terakomodir.
Selain dana tunai, Hakim Puteratama meneruskan, demi kelancaran transaksi, perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) ini juga mengaktifkan seluruh jaringannya.
Misalnya, sebut dia, menyiagakan 19.657 titik Anjung Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycling Machine (CRM) di seluruh wilayah.
“Kami juga mengaktifkan 284.670 EDC Merchant. Jumlah itu, belum termasuk aktivasi sebanyak 276.717 EDC BRILink, dan 1,2 juta jaringan BRILink ,” pungkas Hakim Puteratama. (win /*)














