PENTAS TV – BANDUNG, Tidak pelak lagi, status kereta sebagai moda transportasi terfavorit dan primadona masyarakat semakin melekat serta tidak terbantahkan.

Buktinya, selama momen Masa Angkutan Idul Fitri tahun ini, yaitu periode 11-17 Maret 22026, di Wilayah 2 Bandung, kereta jarak jauh menjadi pilihan utama ratusan ribu orang penumpang

“Periode 11-17 Maret 2026, secara kumulatif, kami melayani 215.419 orang penumpang, baik yang berangkat maupun tiba di wilayah kerja kami,” tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

Kus, sapaan akrabnya, menjelaskan, seluruh volume penumpang yang pihaknya layani dan akomodir tersebut, terdiri atas 113.657 orang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah kerjanya.

Sisanya, lanjut dia, pihaknya melayani 101.762 orang penumpang yang tiba di Wilayah 2 Bandung.

Titik keberangkatan tersibuk pada periode tersebut, ujar Kus, tetap Stasiun Bandung. Volume penumpang yang berangkat dari Stasiun Bandung pada 11-17 Maret 2026 berjumlah 34.766 orang.

Khusus 17 Maret 2026, lanjutnya, secara total, pihaknya melayani keberangkatan bagi sebanyak 16.630 orang penumpang.

“Yang berangkat dari Stasiun Bandung pada 17 Maret 2026, berjumlah 5.466 orang penumpang. Itu menempatkan Stasiun Bandung sebagai titik keberangkatan tersibuk selama 17 Maret 2026,” urainya.

Titik teramai keberangkatan berikutnya, kata Kus, adalah Stasiun Kiaracondong. Dari titik ini, ujarnya, pada 11-17 Maret 2026, sebanyak 30.756 orang menggunakan kereta jarak jauh menuju beberapa tujuan.

“Pada 17 Maret 2026, sebanyak 5.174 orang penumpang memilih Kiaracondong sebagai titik keberangkatan,” lanjut mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu.

Selama 7 hari Masa Angkutan Idul Fitri 2026 tersebut, imbuh dia, Stasiun Bandung dan Kiaracondong pun sibuk melayani kedatangan puluhan ribu penumpang, yakni masing-masing sebanyak 27.276 orang serta 13.216 orang penumpang.

Sedangkan pada 17 Maret 2026, ungkapnya, sebanyak 15.801 orang penumpang tiba di wilayah kerjanya.

“Stasiun Bandung dan Kiaracondong menjadi sibuk melayani kedatangan penumpang. Jumlahnya masing-masing sebanyak 4.682 orang dan 2.063 orang,” tutup Kus. (win/*)