PENTAS TV – BANDUNG, Sebenarnya, banyak negara yang berstatus sebagai pasar potensial di dunia, apa pun komoditasnya.

Ternyata khusus sektor otomotif, utamanya produk sepeda motor, ternyata Indonesia masuk jajaran The Big Three pasar sepeda motor global.

Kepada media, Thomas Wijaya, Wakil Presiden Direktur Eksekutif PT Astra Honda Motor (AHM), selaku Agen Pemegang Merek (APM) Honda Motor Corporation, mengatakan bahwa posisi Indonesia pada pasar sepeda motor dunia menempati urutan ketiga.

“Acuannya, Indonesia meraih sekitar 10 persen market share pasar global (sepeda motor),” tandas Thomas Wijaya.

Secara rata-rata, volume penjualan sepeda motor pada level pasar global yakni 50-60;juta unit per tahun.

Sedangkan Indonesia, lanjutnya, apabila realisasi volume penjualan sepeda motor di tanah air selama 2025 berjumlah sekitar 6,4 juta unit, artinya, Indonesia merebut 10 persen market share global.

Lalu, bagaimana kondisi awal 2026?

Thomas Wijaya menyatakan, pada bulan perdana 2026, volume penjualan sepeda motor nasional berjumlah 577 unit, lebih banyak 3 persen daripada Januari 2025.

“Kondisi ini mengisyaratkan adanya potensi dan peluang terciptanya perkembangan positif berkenaan dengan stabilitas perekonomian nasional,” papar dia.

Khusus jajarannya, Thomas Wijaya mengklaim, bahwa korporasi yang dinaungi PT Astra International Tbk Group ini, pada 2025, membukukan volume produksi sebanyak 4,98 juta unit, bertambah 1 persen secara tahunan.

Volume produksi selama 2025 itu, lanjutnya, tidak hanya untuk pemenuhan pasar dalam negeri, tetapi juga ekspor ke beberapa negara dalam bentuk Completely Built Up (CBU).

Tahun lalu, ungkap Thomas Wijaya, pihaknya mengekspor sekitar 233 ribu unit sepeda motor berupa CBU.

Tidak itu saja, sambung dia, selama 2025, pihaknya juga mengekspor hampir 1 juta unit produknya berupa Completely Knocked Down (CKD). (win/*)