PENTAS.TV – BANDUNG, Bagi beberapa korporasi, terutama yang berpredikat public service, momen akhir tahun, yakni Natal-Tahun Baru (Nataru), kerap merupakan periode super sibuk.

Kondisi itu dirasakan korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor transportasi publik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

Bukti kesibukannya, selama Masa Angkutan Nataru 2025-2026, korporasi Merah Putih yang dahulu bernama Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) ini melayani dan mengakomodir kebutuhan penumpang yang sangat masif.

Di Wilayah 2 Bandung, contohnya. Selama Masa Angkutan Nataru 2025-2026, tepatnya 18-31 Desember 2025, secara keseluruhan, PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, melayani 563.712 orang penumpang kereta jarak jauh.

“Sebanyak 282.923 orang penumpang di antaranya, bertolak dari seluruh stasiun di wilayah kerja kami,” tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI Persero (Daop) 2 Bandung.

Sisanya, ujar Kus, sapaan akrabnya, sebanyak 280.789 orang adalah penumpang yang tiba di Wilayah 2 Bandung.

Khusus perjalanan periode 31 Desember 2025, mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut mengungkapkan, pada hari 2025 tersebut, pihaknya mencatat, volume penumpang kereta jarak jauh, baik yang berangkat maupun tiba dari dan ke wilayah kerjanya, berjumlah 35.063 orang.

Kus meneruskan, pada 31 Desember 2025, Stasiun Bandung menjadi titik tersibuk, baik sebagai titik keberangkatan maupun kedatangan penumpang.

Secara kumulatif, pada 31 Desember 2025, Stasiun Bandung melayani keberangkatan dan kedatangan sebanyak 11.792 orang.

“Terdiri atas keberangkatan sebanyak 5.974 orang penumpang. Lalu, sebanyak 5.818 orang yang tiba di Stasiun Bandung,” papar mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ini.

Status runner-up stasiun tersibuk pada 31 Desember 2025, sahutnya, yakni Kiaracondong. Stasiun ini, kata Kus, melayani keberangkatan 3.623 orang penumpang dan kedatangan 3.041 orang penumpang.

Posisi The Big Three stasiun paling sibuk pada 31 Desember 2025, sambung Kus, adalah Cianjur. Di titik ini, lanjutnya, pihaknya mengakomodir 1.087 orang penumpang yang berangkat.

“Sedangkan penumpang yang tiba di Stasiun Cianjur yakni berjumlah 1.356 orang,” tukas Kus.

Kus menambahkan, masih pada periode itu, sebanyak 2.139 orang memanfaatkan Stasiun Cianjur sebagai titik keberangkatan dan kedatangan.

“Detilnya, sebanyak 1.077 orang bertolak dari Stasiun Cianjur. Sisanya, sebanyak 1.062 orang tiba di stasiun tersebut,” urai dia.

Sedangkan sisanya, baik yang keberangkatan maupun kedatangan, kata Kus, terlayani dan terakomodir oleh stasiun-stasiun lainnya di Wilayah 2 Bandung.

Bicara soal penjualan tiket, Kus mengatakan, volumenya terus bertambah. Selama 18-31 Desember 2025, Masa Angkutan Nataru 2025-2026, ujar Kus, sebanyak 325.582 lembar tiket kereta jarak jauh ludes terjual. (win/*)