PENTAS TV – BANDUNG, Predikat sebagai moda transportasi terfavorit dan primadona masyarakat semakin melekat pada kereta. Bukti terbaru yakni laris manisnya penjualan tiket kereta jarak jauh momen Ramadan-Idul Fitri 2026.

Di Wilayah 2 Bandung, pada periode 25-29 Januari 2026, volume penjualan tiket kereta jarak jauh momen Ramadan-Idul Fitri 2026 melebihi 10 ribu lembar.

“Sejak resminya pemesanan atau penjualan tiket Ramadan- Idul Fitri 2026, yaitu pada 25 Januari 2026, hingga 29 Januari 2026, sebanyak 10.234 lembar (tiket kereta jarak jauh) terjual,” tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

Kus, sapaan akrabnya, meneruskan, terjualnya sebanyak 10.234 lembar tiket kereta jarak jauh tersebut berlaku untuk H-45 keberangkatan.

Artinya, jelas mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu, pembelian tiket pada 25 Januari 2026 berlaku untuk keberangkatan 11 Maret 2026.

Jadi, jelasnya, masyarakat yang membeli tiket kereta jarak jauh momen Ramadan-Idul Fitri 2026 pada 25-29 Januari 2026, keberangkatannya yaitu 11-15 Maret 2026.

Pada momen Ramadan-Idul Fitri tahun ini, khususnya Masa Angkutan Idul Fitri 2026, lanjut mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut, setiap harinya, pihaknya mengalokasikan 12.992 lembar tiket kereta jarak jauh.

Selama periode tersebut, sahutnya, agar kebutuhan transportasi publik terlayani dan terakomodir secara sempurna, prima, dan optimal, pihaknya pun mengaktifkan 24 perjalanan kereta jarak jauh reguler per hari.

Mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ini mengklaim bahwa respon dan animo masyarakat terhadap kehadiran kereta sebagai moda transportasi pilihan utama mereka sangat positif.

Demi kelancaran, keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh perjalanan selama periode Masa Angkutan Idul Fitri 2026, pihaknya pun melakukan beragam upaya.

Misalnya, menyiapkan seluruh fasilitas, termasuk armada, secara optimal. Tidak itu saja, tuturnya, pihaknya pun mengerahkan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) guna melayani dan mengakomodir kebutuhan masyarakat selama Masa Angkutan Idul Fitri 2026 bergulir. (win/*)