PENTAS.TV – BANDUNG, Bagi umat muslim, idealnya, Idul Fitri merupakan periode yang paling membahagiakan.
Bagaimana tidak, Idul Fitri adalah momentum untuk berkumpul bersama seluruh kerabat dan keluarga.
Tentunya, kebahagiaan itu semakin lengkap dirasakan, terutama oleh kalangan keluarga kurang mampu, yang masuk daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pasalnya, menjelang Idul Fitri 2026, korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) beraksi untuk membuat puluhan juta KPM sumringah.
Hal itu seiring dengan bergulirnya penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng (Migor) bagi 32,3 juta KPM di tanah air secara serentak.
“Ini upaya kami agar stabilitas dan ketahanan pangan tetap kuat. Selain itu, juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 2026,” tandas Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, kepada media, pada sela-sela penyerahan bantuan di Marunda Cilincing Jakarta belum lama ini.
Purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) berpangkat terakhir Letnan Jenderal (Letjen) ini menegaskan, pihaknya menggaransi bahwa proses penyaluran dan pendistribusian bantuan tersebut efektif dan tepat sasaran.
Dia mengatakan, pada program ini, setiap KPM berhak menerima beras dan migor, masing-masing bervolume 20 kilo gram serta 4 liter untuk periode Februari-Maret 2026.
Secara keseluruhan, agar puluhan juta KPM itu menerima bantuan beras dan migor secara utuh, ujar Ahmad Rizal Ramdhani, pihaknya mengalokasikan dua komoditas itu sangat masif.
“Pada program bantuan periode Februari-Maret 2026 ini, kami mengalokasikan 664.888 ton beras dan 132.977 Kilo Liter (KL) migor,” ungkapnya
Penyaluran bantuan bagi 32,3 juta KPM itu, jelas Ahmad Rizal Ramdhani, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). (win /*)














