PENTAS.TV – BANDUNG, Pada H-5 Idul Fitri 2026 atau 15 Maret 2026, korporasi-korporasi public service, utamanya yang berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) semakin sibuk melayani dan mengakomodir kebutuhan masyarakat.

Kesibukan yang kian menjadi-jadi itu pun dialami PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Sebagai bukti di Wilayah 2 Bandung, korporasi yang dahulu bernama Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) ini sibuk melayani kebutuhan para penumpangnya

Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mengiyakan adanya stasiun-stasiun di wilayah kerjanya yang sangat sibuk melayani penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan.

Kus, sapaan akrabnya, mengatakan, Stasiun Bandung tetap menjadi titik keberangkatan dan kedatangan paling ramai.

Secara total, pada 11-15 Maret 2026 Masa Angkutan Idul Fitri 2026, Stasiun Bandung melayani sebanyak 40.533 orang penumpang.

“Terdiri atas para penumpang yang berangkat ke berbagai tu Juan sebanyak 23.252 orang. Sisanya, adalah para penumpang yang tiba di Stasiun Bandung, berjumlah 17.281 orang,” papar mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut.

Kesibukan pun terjadi di Stasiun Kiaracondong. Secara kumulatif, fasilitas pelayanan milik korporasi yang juga pernah bernama Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) ini, lanjut Kus, melayani dan mengakomodir sebanyak 29.004 orang penumpang.

Hingga 15 Maret 2026, stasiun ini oleh sebanyak 20.054 orang penumpang yang berangkat ke sejumlah daerah.

Selain itu, sambungnya, Stasiun Kiaracondong pun menjadi titik kedatangan sebanyak 8.950 orang penumpang.

Selain dua stasiun utama Kota Kembang tersebut, tutur Kus, Stasiun Tasikmalaya juga tidak kalah sibuknya melayani penumpang, yang hingga 15 Maret 2026 totalnya berjumlah 13.044 orang.

“Yang berangkat dari Stasiun Tasikmalaya hingga 15 Maret 2026 sebanyak 5.166 orang. Yang tiba di stasiun ini, jumlahnya jauh lebih banyak, yakni 7.879 orang,” urai Kus.

Mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu meneruskan, di wilayah kerjanya, ada beberapa stasiun lainnya yang juga cukup sibuk melayani keberangkatan dan kedatangan para penumpang.

Sebagai contoh, ucapnya, hingga 15 Maret 2026, Stasiun Cimahi dan Purwakarta melayani keberangkatan penumpang, yang jumlahnya masing-masing sebanyak 2.979 orang serta 2.949 orang

Dua stasiun berikutnya, yaitu Banjar dan Garut, sibuk melayani kedatangan para penumpang, yang masing-masing berjumlah 5.222 orang serta 3.160 orang.

Kus menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk senantiasa merespons kebutuhan masyarakat agar setiap perjalanan berlangsung aman, lancar, nyaman, dan kondusif.

Satu caranya, beber dia, terus menyempurnakan dan melengkapi fasilitas-fasilitas pelayanan, termasuk aksesibilitas untuk mempermudah para penumpang, sekaligus melayani dan mengakomodir kebutuhan transportasi mereka.

Soal aksesibilitas, Kus menginformasikan,, pada 14 Maret 2026, pihaknya mulai memberlakukan Stasiun Rajapolah sebagai titik keberangkatan dan kedatangan Serayu (Pasarsenen-Kiaracodong-Purwokerto).via jalur selatan. (win/*)