PENTAS.TV, Masalah sampah yang kian menumpuk kini mulai menemukan titik terang. Sebuah Insinerator dengan sistem teknologi Scrubber bernama INSINERATOR JAYA yang di buat oleh orang Bandung hadir sebagai solusi inovatif yang tidak hanya mampu memusnahkan sampah, tetapi juga menjaga kualitas udara tetap bersih.
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan Incinerator semakin marak, terutama di sektor rumah sakit dan industri. Alat ini bekerja dengan cara membakar sampah pada suhu tinggi, mencapai 800 hingga 1200 derajat Celsius. Hasilnya, volume sampah dapat berkurang hingga 90 persen.
Namun, pembakaran sampah kerap menimbulkan kekhawatiran terkait polusi udara. Di sinilah peran penting sistem scrubber. Teknologi ini berfungsi sebagai penyaring gas buang, sehingga asap yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan.
“Dengan adanya scrubber, gas berbahaya seperti partikel debu dan zat asam dapat diminimalisir sebelum dilepas ke udara,” ujar heru umar jaya pembuat insinerator tersebut.
Prosesnya dimulai dari pembakaran sampah di ruang utama, kemudian dilanjutkan ke ruang bakar kedua untuk memastikan tidak ada sisa gas berbahaya. Setelah itu, gas dialirkan ke scrubber yang akan menyemprotkan cairan untuk menangkap polutan.
Hasil akhirnya adalah gas yang jauh lebih bersih dan aman bagi lingkungan. Penggunaan teknologi ini dinilai sangat efektif, terutama untuk limbah medis yang berisiko tinggi. Selain itu, incinerator dengan scrubber juga membantu mengurangi bau tidak sedap yang sering menjadi keluhan masyarakat di sekitar tempat pembuangan sampah.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan incinerator tetap harus memenuhi standar operasional dan pengawasan ketat agar tidak menimbulkan dampak negatif baru.
Dengan penerapan teknologi yang tepat, incinerator scrubber diyakini dapat menjadi salah satu jawaban atas persoalan sampah yang selama ini sulit ditangani. Kini, harapan akan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bukan lagi sekadar wacana.(Aan/*)

