
PENTAS.TV – BANDUNG, Teka-teki tentang harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal April 2026, kini terjawab.
Mengawali bulan keempat 2026, korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi, PT Pertamina (Persero), menetapkan sekaligus memberlakukan harga baru BBM.
Melansir pertaminapatraniaga.com, meski terjadi konflik geopolitik, di Timur Tengah, yang sangat berpotensi berdampak pada harga minyak dunia, melalui anak usahanya, PT Pertamina (Persero) Patra Niaga, korporasi Merah Putih tersebut memutuskan untuk tidak mengubah beberapa varian BBM Non-Subsidi, antara lain Pertamax Series.
Pada hari perdana April 2026, harga Pertamax, khususnya, di wilayah Banten-Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta-Jabar, tidak mengalami perubahan. Artinya, PT Pertamina (Persero) masih membandrol Pertamax pada level Rp12.300 per liter.
Lalu, apa kabarnya Pertalite?
Berbeda dengan Pertamax Series, Pertalite adalah BBM berkatagori subsidi. Karenanya, pihak yang paling berkewenangan menetapkan harga BBM Subsidi, selain Pertalite, juga solar, yakni pemerintah.
Mengacu pada hal itu, pada 1 April 2026, secara otomatis, harga Pertalite pun tidak mengalami perubahan.
Di wilayah Banten-DKI Jakarta-Jabar, harga Pertalite dan solar subsidi, masing-masing bernilai Rp10.000 per liter serta Rp6.800 per liter.
Harga. BBM Terbaru Banten-DKI Jakarta-Jabar
1. Pertamax:: Rp12.300 per liter
2. Pertamax Turbo:: Rp13.100 per liter
3. Pertamax Green 95:: Rp12.900 per liter
4. Dexlite:: Rp14.200 per liter
5. Pertamina Dex:: Rp14.500 per liter
6. Pertamax Pertashop: Rp12.200 per liter
7. Pertalite: Rp10.000 per liter
8. Solar subsidi: Rp6.800 per liter. (win /*)



