PENTAS.TV – BANDUNG, Selama beberapa tahun terakhir, emas dipilih banyak kalangan sebagai instrumen berinvestasi.
Namun, untuk memiliki emas sebagai instrumen investasi, setiap individu membutuhkan pembiayaan.
Karena itu, banyak korporasi perbankan yang mengaktifkan produk dan program pembiayaan emas. Satu di antaranya, anak usaha PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk Perseroda alias bank bjb, PT Bank Jabar-Banten Syariah (bank bjbs).
Seperti apa perkembangan pembiayaan emas oleh bank bjbs?
Dalam keterangannya, Arief Setyahadi, Direktur Utama Bank bjbs,, mengklaim bahwa pembiayaan emas mengalami progres positif secara berkelanjutan.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat merespon hadirnya emas sebagai instrumen investasi secara positif,” tandas mantan Kepala PT Bank Danamon Indonesia Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) Jabar ini.
Pada akhir periode 2025, lanjutnya, pihaknya menggelontorkan dana pembiayaan emas kepada 9.720 nasabah.
Perbandingannya dengan Desember 2023, lanjut Arief Setyahadi, jumlah nasabah pembiayaan emas pada akhir 2025 bertambah signifikan.
Tiga tahun sebelumnya atau Desember 2023, jumlah nasabah pembiayaan emas, sahut Arief Setyahadi, sebanyak 5.391 nasabah.
“Pada Desember 2025, outstandingnya (pembiayaan emas) pun berkembang impresif. Persentase perkembangannya melebihi 300 persen,” papar pria asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang fasih berbahasa Sunda ini.
Dia memprediksi, program atau produk pembiayaan emas berpeluang besar untuk terus menggeliat.
Dasarnya, jelas dia, saat ini, masyarakat bisa secara mudah memperoleh akses dan informasi tentang komoditas tersebut.(win/*)

