Apa yang Menjadi Biang Keladi Tragedi Argo Bromo Anggrek? Ini Kata Pengamat Perkeretaan

Publikasi:

PENTAS.TV – BANDUNG, Dunia transportasi nasional berduka. Pasalnya, pada 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB, terjadi tragedi memilukan yang melibatkan dua rangkaian kereta, Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasartur) dan Commuter Line Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Kampung Bandan-Cikarang.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop)1 Jakarta, Franoto Wibowo, kepada media di lokasi kejadian, sebelum benturan, KRL tersebut berhenti karena dugaannya terjadi temperan dengan sebuah kendaraan yang terindikasi taksi.

Dugaannya, kendaraan itu menerobos Jalur Perlintasan Langsung (JPL) atau perlintasan sebidang di sekitar kawasan Bulak Kapal.

Saat KRL berhenti, Argo Bromo Anggrek yang meluncur dari Gambir ke Surabaya Pasarturi menghantam bagian belakang rangkaian kereta elektrifikasi itu.

Akibatnya sangat fatal. Sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya terluka dalam tragedi di Kilo Meter (KM) 28 + 920 emplasemen Stasiun Bekasi Timur tersebut.

Lalu, apa pandangan pengamat perkeretaan mengenai tragedi Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur tersebut?

Joni Martinus, pengamat transportasi publik bidang perkeretaan, berkomentar, dalam dunia  perkeretaan, ada prinsip yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan perjalanan.

Yakni, kata mantan Vice President Public Relations & Corporate Communication PT KAI (Persero) ini, The Absolute Block System (ABS) tentang persinyalan.

“Sesuai prinsip ABS, jika ada sebuah rangkaian yang berada pada satu jalur atau petak, sinyal arah masuk stasiun haruslah berwarna merah,” tandas Joni Martinus.

Pria yang juga pernah menjabat Manager Hubungan Masyarakat Humas PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung ini melanjutkan, adanya sinyal merah berarti kereta yang melaju pada jalur atau petak sama tidak memiliki izin untuk melintas.

Prinsip dasar dunia perkeretaan, sambung dia, yakni satu jalur hanya berlaku untuk satu rangkaian.  Artinya, terang dia, tidak boleh ada dua rangkaian pada satu jalur, baik searah maupun berlawanan.

Melihat tragedi maut di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, mantan Vice President Corporate Secretary PT KAI (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI) ini berpandangan, perlu adanya perhatian serius Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Joni Martinus mengemukakan, ada beberapa faktor yang  bisa menyebabkan terjadinya tabrakan dua kereta, baik berlawanan, main searah.

Yaitu, tuturnya,  melanggar Signal Passed at Danger atau sinyal merah sebagai tanda adanya indikasi kondisi sebuah  jalur tidak boleh dilintasi kereta.

Lalu, sambungnya,  persinyalan berfungsi kurang optimal. Kondisi ini, kata dia, bisa memicu Wrong Side Failure.

Kemudian, tukas Joni Martinus, kemungkinan terjadinya miskomunikasi berkenaan dengan  batas kecepatan saat sebuah kereta melintasi sinyal merah.

Faktor selanjutnya, ujar dia, adanya kemungkinan terjadinya kesalahan, kelalaian, atau  penyimpangan prosedur.

“Hal itu berpotensi menyebabkan adanya izin sebuah kereta memasuki jalur yang masih terdapat rangkaian lain yang berakibat terjadi benturan,” paparnya.

Ada juga, sahutnya, faktor Human Error. Yaitu, jelas Joni Martinus, kurangnya konsentrasi masinis ketika menjalankan sebuah kereta.

Pernyataan Joni Martinus mengenai keterlibatan KNKT dalam tragedi Argo Bromo Anggrek direspon Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dalam keterangannya, Dudy Purwaghandi, Menteri Perhubungan, menegaskan, pihaknya merespon dan mendukung penanganan serta investigasi oleh KNKT berkenaan dengan peristiwa tersebut guna mengungkap penyebabnya tragedi memilukan tersebut.. (win/*)

Editor: erwin

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Tragedi Argo Bromo Anggrek: Pembatalan Perjalanan Kereta Bertambah,Terbaru: Pangandaran

PENTAS.TV- BANDUNG, Terjadinya tragedi memilukan, yakni benturan antara Argo...

KEUNIKAN DAN HARAPAN HIDUP UNTA

Pentas.TV, Unta adalah hewan besar yang dikenal karena kemampuannya...

Tragedi Argo Bromo Anggrek: KAI Batalkan Belasan Perjalanan, Ini Daftarnya : Ada Parahyangan

PENTAS.TV - BANDUNG, Terjadinya tragedi memilukan yang melibatkan dua...

Tragedi Argo Bromo Anggrek: Belasan Tewas, Puluhan Terluka, Bos KAI Kasih Keterangan

PENTAS.TV - BANDUNG, Sebuah tragedi pada dunia transportasi, kembali...