Ganesha Operation Tak Tergoyahkan, Ini Strategi Jitu Hadapi Perubahan Zaman

Publikasi:

Pentas.TV-Bandung, Di tengah perubahan cepat dunia pendidikan, Ganesha Operation tetap menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu lembaga bimbingan belajar terdepan di Indonesia. Dunia pendidikan nonformal memang tidak pernah berhenti bergerak. Setiap perubahan menuntut adaptasi, dan memasuki usia lebih dari empat dekade, Ganesha Operation dinilai mampu menjaga konsistensi kualitas sekaligus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.

Direktur Utama Ganesha Operation, Bob Foster, menegaskan bahwa pencapaian yang diraih bukanlah titik akhir. Ia justru melihatnya sebagai pijakan untuk terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan. Atas penghargaan dari FPLKP sebagai Visionary Executive Awards 2026, Bob Foster mengaku bersyukur. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya untuk individu, melainkan pengakuan atas kontribusi lembaga dalam membantu masyarakat meningkatkan prestasi pendidikan.

“Penghargaan ini bukan puncak, tetapi motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut menjadi dorongan bagi Ganesha Operation untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Inovasi berkelanjutan dinilai penting agar lembaga pendidikan tetap relevan di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.Selama 42 tahun perjalanan, Ganesha Operation dibangun tidak secara instan. Salah satu kunci utamanya adalah penerapan prinsip continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan di seluruh lini organisasi.

Selain itu, Bob Foster menekankan filosofi tegas: change or die. Menurutnya, lembaga pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan, baik dari sisi teknologi, kebutuhan siswa, maupun perkembangan industri.

“Kalau tidak berubah, kita akan tertinggal,” tegasnya.

Di tengah tantangan industri pendidikan, ia juga menyoroti pentingnya loyalitas tenaga pengajar. Tingginya tingkat pergantian tenaga kerja menjadi tantangan umum, namun Ganesha Operation memilih pendekatan berbeda dengan menempatkan pengajar sebagai bagian dari keluarga besar institusi.Pendekatan ini diwujudkan melalui komunikasi intensif dan pembinaan berkelanjutan, sehingga pengajar memiliki rasa memiliki yang kuat terhadap lembaga.

Tidak hanya itu, Ganesha Operation juga menaruh perhatian besar pada metode pembelajaran. Bob Foster menegaskan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh materi, tetapi juga oleh mental dan motivasi.Ia memperkenalkan formula belajar khas, yaitu belajar, berlatih, dan bertanding. Konsep ini dirancang untuk membangun pemahaman, keterampilan, sekaligus mental kompetitif siswa.

“Belajar untuk memahami konsep, berlatih untuk mengasah kemampuan, dan bertanding untuk membangun mental juara,” jelasnya.Mentalitas juara dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong siswa meraih prestasi, baik di sekolah maupun dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Bahkan, prinsip to live is to compete ditanamkan agar siswa siap menghadapi persaingan secara sehat.

Di era digital, Ganesha Operation juga активно mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Digitalisasi tidak hanya menjadi tren, tetapi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pendidikan.Melalui sistem digital, siswa dapat mengakses materi secara fleksibel, kapan saja dan di mana saja. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih personal sesuai kebutuhan masing-masing siswa.Bob Foster menambahkan, digitalisasi memungkinkan penerapan sistem pembelajaran berbasis hasil (output driven), sehingga capaian siswa dapat diukur lebih terarah.

Lebih jauh, ia mendorong lembaga kursus dan pelatihan lain untuk berani bertransformasi. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar tetap dipercaya masyarakat.“Fokus utama kita adalah kebutuhan siswa. Yang kita siapkan bukan hanya pelajaran, tetapi masa depan mereka,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Bob Foster menegaskan bahwa visi besar pendidikan adalah membangun generasi unggul yang mampu membawa kemajuan bagi bangsa.Ia optimistis, dengan komitmen dan inovasi berkelanjutan, lembaga pendidikan di Indonesia akan terus berkembang dan memiliki daya saing tinggi.“Kalau kita konsisten membangun kualitas dan kepercayaan, lembaga pendidikan akan terus tumbuh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Aan/*)

Editor: Singgih

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Legislator Jabar Bicara Soal Bandung Zoo, Apa Katanya? Simak Pernyataannya

PENTAS.TV - BANDUNG, Selama beberapa waktu terakhir, wahana wisata...

Bandung dan Jalan yang Menghilang: Antara Pembangunan dan Jejak Sejarah

OLeh : Yudi HamzahPentas.TV-Bandung, Beberapa waktu terakhir, Bandung diramaikan...

Gara-gara Tetap Bandel Terobos Perlintasan, Puluhan Kecelakaan Terjadi, KAI Gencarkan Sosialisasi

PENTAS.TV - BANDUNG, Banyak hal yang membuktikan bahwa kedisplinan...

Bank Mandiri Lanjutkan Kinerja Gemilang, Raup Laba Rp56 Triliun, Siap Sawer Dividen Jumbo

PENTAS.TV - BANDUNG, Sebagain korporasi perbankan berlabel Badan Usaha...