
PENTAS.TV – BANDUNG, Ketika era persaingan semakin ketat, setiap industri dan korporasi perlu menyusun dan mengimplementasikan, bahkan sedikit melakukan perubahan strategi.
Seperti yang dilakukan produsen otomotif raksasa asal Jepang, Honda Motor Company.
Terbukti, semakin ketatnya persaingan pasar otomotif global, terlebih, terus berkembang biaknya brand-brand asal China, yang mayoritas mengusung konsep Electric Vehicle (EV), Honda Motor Company sedikit mengubah strateginya.
Informasinya, agar performa, kinerja, dan daya saingnya bergairah, perubahan strategi Honda Motor Company itu berupa lebih serius dan fokus menggarap model-model elektrifikasi berkonsep Hybrid Electric Vehicle (HEV).
Kabarnya, saat ini, Honda Motor Company menggarap proyek HEV pada model legendaris dan premiumnya, Honda Acura.
Rencananya, pada 2028, Honda Motor Company merilis The All New Generation Honda Acura, yang terdiri atas dua model, sedan dan Sport Utility Vehicle (SUV), berdesain mirip model full EV, Honda Acura. RSX-EV, yang proses produksinya dihentikan.
Rumornya, dua varian The All New Generation Honda Acura tersebut ditopang platform Hybrid terkini. Honda Motor Company mengklaim platform tersebut 10 persen lebih efisien Bahan Bakar Minyak (BBM) daripada teknologi saat ini.
Tidak hanya efisien BBM, pengembangan lainnya berupa bobot yang lebih ringan. Tentunya, hal itu membuat biaya produksi lebih hemat 30 persen.
Honda Motor Company juga punya rencana lain. Yaitu, merilis 15 varian lainnya, yang keseluruhannya berkonsep HEV, untuk pasar Amerika Utara.
Belasan varian HEV tersebut, beberapa di antaranya, yakni berupa SUV dan bersistem penggerak All Wheel Drive (AWD).
Agar proyek pengembangan Hybrid menghasilkan produk yang benar-benar sempurna sehingga kinerjanya semakin bergeliat, kabarnya, hingga 2029-2030, Honda Motor Company siap berinvestasi dalam nominal super jumbo, yakni sekitar 4,4 triliun yen setara 27,75 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp488,18 triliun .
Bagaimana soal produk full EV?
Meski fokus pada pengembangan Hybrid, Honda Motor Company tetap menggarap model full elektrifikasi.
Pada proyek ini, Honda Motor Company menginvestasikan dana yang juga masif. Nominalnya sekitar 800 triliun yen, setara 5,04 miliar dolar AS atau sekitar Rp88,75 triliun. (win /*)

