
PENTAS.TV – BANDUNG, Mengenal, mengenang, dan melestarikan sejarah dan budaya merupakan hal yang sangat positif.
Karena itu, agar sejarah dan budaya Tatar Sunda lebih dikenal publik Tatar Parahyangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, selama beberapa hari terakhir, menggelar agenda Akbar, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026.
Ada beberapa kota-kabupaten yang menjadi titik pelaksanaan panggung itu, Satu di antaranya, Kota Bandung, yang rencananya, berlangsung 14 Mei 2026.
Tentunya, gelaran tersebut menarik perhatian publik Kota Kembang. Pasalnya, ada arak+arakan pada beberapa ruas Kota Bandung.
Informasinya, Kiara Artha Park menjadi titik awal arak-arakan itu. Rutenya, melintasi Jalan Jakarta, Jalan Supratman, dan kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung menjadi titik akhirnya.
Tidak tertutup kemungkinan, terjadi kepadatan dan kemacetan lalu lintas seiring dengan agenda budaya, yang puncak acaranya berlangsung 16 Mei 2026 pukul 19.30 WIB-22.00 WIB itu.
Karenanya, agar masyarakat kota berjuluk Parisj Van Java yang hendak bepergian menggunakan kereta, sebaiknya mengikuti saran PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).
“Seiring dengan adanya Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, kami menyarankan para penumpang supaya tiba di stasiun keberangkatan lebih awal, khususnya Stasiun Bandung dan Kiaracondong,” seru Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.
Pihaknya, sambung mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut, menyarankan para penumpang supaya tiba di stasiun titik keberangkatan 60 menit sebelum keberangkatan.
Supaya tiba lebih awal di titik keberangkatan, Kus, sapaan akrabnya, meneruskan, seyogianya, para penumpang memperhitungkan waktu perjalanannya untuk menuju stasiun. (win /*)

