
PENTAS.TV – BANDUNG, Demi terciptanya kesejahteraan masyarakat yang lebih baik, ada elemen sangat penting yang punya peran luar biasa sebagai penopangnya, yaitu ketahanan dan stabilitas pangan.
Agar stabilitas dan ketahanan pangan semakin perkasa, pemerintah pun mencanangkan cita-cita luhur yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara yang swasembada pangan.
Tentunya, sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), punya peran krusial.
Tidak heran ,korporasi Merah Putih ini senantiasa siap mengeksekusi program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pangan.
Satu buktinya, Perum Bulog menunaikan peran dan tugasnya untuk menyalurkan agenda pangan, yakni Bantuan Pangan Beras dan MinyaKita di seluruh provinsi, termasuk Jabar.
“Bantuan Pangan Beras dan MinyaKita termasuk langkah konkret pemerintah demi terciptanya stabilitas dan ketahanan pangan sekaligus pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat secara langsung,” tandas Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, di Desa Arjasari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung.
Didampingi Nurman Susilo, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jabar, Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, mengemukakan, pada program ini, secara total, pihaknya mendistribusikan sebanyak 28.940 kilo gram Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 5.788 liter MinyaKita.
“Di Arjasari, program ini diterima 1.447 penerima. Setiap penerima, berhak memperoleh 20 kilo gram beras dan 4 liter MinyaKita,” ungkap purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) berpangkat terakhir Letnan Jenderal (Letjen) ini.
Sedangkan di Kabupaten Bandung, sambung Ahmad Rizal Ramdhani, jumlah penerima Bantuan Beras dan MinyaKita sebanyak 460.699 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Secara nasional, beber Ahmad Rizal Ramdhani, program Bantuan Pangan menyasar sekitar 33,2 juta PBP. Realisasinya, ujar dia, sekitar 260 juta ton Beras SPHP plus 52 juta liter MinyaKita tersalurkan.
Proses pendistribusian dan penyaluran dua komoditas tersebut, klaim Ahmad Rizal Ramdhani, berlangsung secara terkoordinasi, tertib, dan sesuai mekanisme, sehingga efektif dan tepat sasaran.
Bagi jajarannya, kata Ahmad Rizal Ramdhani, penyaluran Bantuan Pangan Beras dan MinyaKita menjadi bukti bahwa korporasi pelat merah yang dinakhodainya tersebut pun memiliki peran strategis demi terciptanya stabilitas dan ketahanan pangan sekaligus mewujudkan cita-cita pemerintah, swasembada pangan. (win)

