Kinerja Solid Bank Mandiri: Asetnya Berlimpah, Labanya Jumbo

Publikasi:

Sebuah jaringan kantor PT Bank Mandiri Tbk (Persero). (Facebook)

PENTAS.TV – BANDUNG, Berstatus sebagai korporasi perbankan berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bagi PT Bank Mandiri Tbk (Persero), senantiasa menorehkan performa dan kinerja apik merupakan keniscayaan mutlak.

Buktinya, hingga April 2026, perbankan berkode emiten BMRI ini menunjukkan kinerja yang apik dan mentereng.

Dalam keterangannya, Novita Widya Anggraini, Direktur Finance & Strategy PT Bank Mandiri Tbk (Persero) meraup laba bersih bank only bernilai Rp18,1 triliun.

“Perbandingannya dengan April 2024, nilai laba bersih tersebut bertambah signifikan, yakni 18,9 persen,” tandas Novita Widya Anggraini.

Jumbonya nilai laba bersih itu, kata Novita Widya Anggraini, berkat positifnya pergerakan lini-lini bisnisnya.

Antara lain, ungkap dia, hingga April 2026, keberhasilan jajarannya menyalurkan kredit atau pembiayaan, yang menyasar sektor-sektor produktif, baik kalangan pengusaha besar, maupun skala Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM).

Nominalnya, sebut Novita Widya Anggraini, yakni Rp1.550 triliun. Angka itu, terangnya, lebih banyak 18,5 persen daripada realisasi penyaluran kredit hingga April 2025.

Secara otomatis, perbankan berlogo pita emas ini semakin kaya raya. Pasalnya, PT Bank Mandiri Tbk (Persero) memiliki aset yang berlimpah.

“Hingga April 2026, total aset yang kami  mengelola pada level Rp2.245 triliun, lebih masif 16,2 persen daripada April 2025, yang angkanya Rp1.933 triliun,” papar dia.

Apik dan menterengnya kinerja tersebut, klaim Novita Widya Anggraini, kepercayaan publik pun semakin kuat.

Buktinya, beber dia, hingga bulan keempat 2026, pihaknya mengelola Dana Pihak Ketiga (DPK) yang nilainya lebih jumbo 16,6 persen daripada April 2025, yakni menjadi Rp1.650 triliun.

Novita Widya Anggraini mengatakan, pencapaian positif hingga April 2016 itu berkat penerapan dan pengimplementasian strategi bisnis yang tepat, efektif, dan efisien.

Selain itu, ujarnya, pihaknya tetap fokus pada pemerkuatan dan penyempurnaan kiprahnya sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Caranya, beber dia, terus memperkuat dan menyempurnakan ekosistem bisnis yang terintegrasi.

Lalu, tambah dia, senantiasa mengimplementasikan program pemberdayaan UMKM.  “Termasuk terus mengembangkan ekonomi kreatif,” sahut Novita Widya Anggraini.

Tidak itu saja, imbuhnya, perbaikan dan penyempurnaan pola pelayanan pun terus jajarannya gulirkan. Umpamanya, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital. (win /*}

Editor: erwin

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Bank BJB Raup Laba Sebanyak Ini, Penyaluran Kreditnya Berapa?

PENTAS.TV - BANDUNG, Membukukan performa dan kinerja apik merupakan...

RUPST PT Len Industri: Bos Baru dan Fokus pada Hal Ini

PENTAS.TV -BANDUNG, Setiap korporasi dan industri, tentunya, memiliki strategi...

Begini Nih Cara DEFEND.ID Rayakan Idul Adha

PENTAS.TV - BANDUNG, Banyak cara yang dilakukan berbagai kalangan...

Idul Adha-Waisak 2026: KAI Serius Akomodir Kebutuhan Transportasi, Ini Buktinya

PENTAS.TV - BANDUNG, Sebagai korporasi public service berbalut Badan...