
PENTAS.TV – BANDUNG, Selama beberapa waktu terakhir, banyak masyarakat yang mengaku sulit memperoleh minyak goreng (migor) produk Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), MinyaKita.
Tentu saja, rumor itu ditanggapi korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan tersebut secara responsif.
Dalam keterangannya, Andi Afdal, Direktur Operasional Perum Bulog, menyatakan, proses distribusi MinyaKita terus bergulir secara kontinyu sesuai penugasan pemerintah.
“Ini adalah upaya kami agar stok dan harga komoditasnya pangan nasional tetap stabil,” tandas Andi Afdal.
Penyalurannya, tegas dia, secara terukur dan konsisten. Tidak itu saja, kata dia, penyaluran MinyaKita melalui beragam jalur pendistribusian.
Agar pendistribusian MinyaKita benar-benar bisa menjangkau masyarakat, lanjut dia, pihaknya bersinergi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder.
Agar lebih tepat sasaran dan optimal, Andi Afdal mengungkapkan, pihaknya pun memperkuat sistem pendistribusian. Termasuk, kata dia, memperbanyak gudang penyimpanan komoditas tersebut. (win/*)

