Ramadan-Idul Fitri: Penumpang Kereta Semakin Berjubel, Tapi Tenang, KAI Masih Punya Stok Tiket yang Berlimpah

Publikasi:

PENTAS.TV – BANDUNG, Seperti tahun-tahun sebelumnya, kemungkinan besar, kereta kembali tampil sebagai moda transportasi terfavorit dan pilihan utama masyarakat pada periode Ramadan-Idul Fitri 2026.

Indikatornya, pada momen Ramadan-Idul Fitri tahun ini, di Wilayah 2 Bandung, hingga 24 Februari 2026, sebanyak 167.532 orang memiliki tiket perjalanan jarak jauh reguler.

Volume terjualnya tiket kereta jarak jauh hingga 24 Februari 2026 di Wilayah 2 Bandung; selama momen Ramadan-Idul Fitri 2026 tersebut setara dengan 48,44 persen total kapasitas, yakni 285.824 seat (tempat duduk).

Secara rata-rata, di Wilayah 2 Bandung, korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dahulu bernama Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) ini menyediakan 15.720 tempat duduk kereta Jarak Jauh per hari.

“Kami siap mengakomodir dan melayani keberangkatan para penumpang dari Wilayah 2 Bandung secara aman, nyaman, lancar, dan kondusif,” papar mantan Manager Humas PT KAI Persero Daop 3 Cirebon itu tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung..

Kus, sapaan akrabnya, mengatakan, walaupun volume penumpang pada periode Ramadan-Idul Fitri 2026 itu terus mengindikasikan bertambah, masyarakat tidak perlu menghawatirkan stok tiket.

Kus menegaskan, ketersediaan tiket kereta jarak jauh, untuk perjalanan selama Ramadan- masih cukup berlimpah, yakni tersisa sebanyak 51,56 persen.

Semakin bertambahnya volume penjualan tiket hingga 24 Februari 2026 tersebut, klaim Kus, sapaan akrabnya, menjadi bukti bahwa masyarakat merespon positif eksistensi kereta sebagai moda transportasi andal, aman, nyaman, kondusif, dan tepat waktu

Mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ini meneruskan, ada beberapa kota yang menjadi destinasi utama para penumpang.

Antara lain, ucap dia, Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta. Kemudian, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta dan Surabaya. “Termasuk beberapa lainnya di wilayah Jateng-Jabar,” kata Kus. (win/*)

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Ini Bukti KAI Lanjutkan Misi Sosialnya: Rutin Gelar TJSL, Nominalnya Jumbo, Berapa Angkanya?

PENTAS.TV - BANDUNG, Terbukti bahwa hingga kini, banyak korporasi,...

Jadi Mobil Terlaris, Daihatsu Gran Max Ungguli Toyota Kijang Innova Series, Ini Daftarnya

PENTAS.TV - BANDUNG, Sepertinya, kondisi cukup berat masih dialami...

Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka, Bogor Jadi Panggung Harmoni Perempuan

Pentas.TV - Bogor, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga...

Stok Beras Berlimpah, Bulog Bersiap Pasok Malaysia? Begini Keterangannya

PENTAS.TV - BANDUNG, Satu aspek penting dalam bernegara yakni...