PENTAS.TV-BANDUNG, Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD) sebagai wadah karyawan Bandung Zoo memberikan apresiasi terhadap skema solusi yang ditawarkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Skema tersebut dinilai menjadi titik temu atas belum jelasnya penyelesaian persoalan kebun binatang yang berada di tengah Kota Bandung itu.

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i, mengungkapkan bahwa setelah perwakilan karyawan bertemu dengan tim yang diutus Wali Kota, mulai terlihat arah penyelesaian yang lebih jelas.

“Kami sudah bertemu dengan utusan Wali Kota untuk mengambil solusi setelah Bandung Zoo ditutup,” ujarnya.

Menurut Sulhan, solusi yang ditawarkan Farhan merupakan langkah taktis dalam menyelesaikan konflik yang selama ini berlarut-larut. Ia menyebut adanya dugaan manuver dari sejumlah pihak yang justru memperkeruh suasana, sehingga proses penyelesaian menjadi tidak optimal.

Sebelumnya, Wali Kota Farhan menawarkan empat skema penyelesaian, yakni menjamin keberlangsungan pekerja, penyelamatan sumber air dan kawasan lindung, penyelamatan lahan, serta pelestarian warisan sejarah Bandung Zoo. Bagi para pekerja, empat poin tersebut sudah mencakup hal-hal yang selama ini mereka perjuangkan.

Keberlangsungan bekerja di tempat yang sama menjadi aspek penting bagi karyawan. Selain itu, komitmen menjaga tradisi dan nilai historis Bandung Zoo sebagai ikon kota juga menjadi perhatian utama.

Sulhan mengakui, selama ini terdapat hambatan komunikasi antara pekerja dan pemerintah kota. Ia menilai ada pihak-pihak tertentu yang tidak secara sungguh-sungguh menyampaikan pesan Wali Kota dalam upaya penyelesaian masalah.

“Itulah yang membuat para pekerja tidak nyaman dalam berkomunikasi dengan pemerintah. Banyak hal yang tidak tersampaikan dengan jelas. Akhirnya kami meminta satu pintu untuk penyelesaian Bandung Zoo,” ungkapnya.

Menurutnya, persoalan Bandung Zoo menyangkut banyak aspek, mulai dari politik, sosial, ekonomi hingga konservasi. Karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak meninggalkan persoalan baru di kemudian hari.

Saat ini, Bandung Zoo memiliki 711 koleksi satwa yang harus tetap terjaga kesejahteraannya. Sebanyak 123 pekerja tetap berkomitmen menjalankan aktivitas seperti biasa demi memastikan satwa-satwa tersebut dirawat dengan baik.

Bagi para pekerja, satwa bukan sekadar koleksi, melainkan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan mereka yang telah puluhan tahun mengabdi dan merawatnya.