PENTAS.TV – BANDUNG, Status dan predikat kereta sebagai moda transportasi terfavorit dan primadona masyarakat semakin kokoh serta tidak terbantahkan.
Indikator terbarunya tercermin pada terakomodirnya kebutuhan transportasi masyarakat selama periode Masa Angkutan Idul Fitri tahun ini, yang bergulir 11 Maret-1 April 2026.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) menginformasikan, secara nasional, pada periode Masa Angkutan Idul Fitri 2026, korporasi Merah Putih ini melayani dan mengakomodir sebanyak 5.087.458 orang penumpang.
Perbandingannya dengan momen sama tahun sebelumnya, jumlah tersebut bertambah 8,07 persen. Momen sama 2025, volume penumpangnya berjumlah 4.707.628 orang.
Mayoritas penumpang selama Masa Angkutan Idul Fitri 2026 yakni kereta jarak jauh. Jumlahnya 4.246.2274 orang, lebih banyak 8,45 persen daripada momen sama 2025, yang berjumlah 3.915.546 orang penumpang
Sisanya, sebanyak 841.184 orang, merupakan penumpang kereta lokal. Volume penumpang kereta lokal tersebut bertambah 6,20 persen jika perbandingannya dengan momen sama 2025, yang jumlahnya 792.082 orang.
Khusus Wilayah 2 Bandung, Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat Humas PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mengabarkan, secara kumulatif, selama Masa Angkutan Idul Fitri 2026, pihaknya melayani 872.179 orang penumpang.
“Jumlah itu meliputi keberangkatan sebanyak 441.610 orang penumpang, dan 430.569 orang yang tiba di wilayah kerja kami,” tandas Kus, sapaan akrabnya.
Selama periode Idul Fitri 2026 itu, lanjut mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut, pihaknya mengaktifkan 29 perjalanan kereta jarak jauh per hari.
Terdiri atas, lanjutnya, sebanyak 24 lerjalanan kereta reguler per hari, 4 kereta tambahan, plus 1 kereta fakultatif.
Volume keberangkatan penumpang tersebut, tutur Kus, lebih banyak 1 persen daripada proyeksi awal, yakni 439.061 orang penumpang.
Jumlah penumpang yang berangkat itu pun, sambungnya, lebih banyak 5 persen daripada Masa Angkutan Idul Fitri 2025, yakni sebanyak 420.468 orang.
Mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi Jabodebek ini meneruskan, selama periode 11 Maret-1 April 2026, volume keberangkatan penumpang untuk arus mudik yang termasif terjadi pada 23 Maret 2026, yakni berjumlah 26.517 orang.
“Volume keberangkatan penumpang terbanyak pada arus balik, terjadi pada 18 Maret 2026. Jumlahnya 20.619 orang,” sebut Kus.
Kus mengatakan, ada beberapa rute terfavorit selama Masa Angkutan Idul Fitri 2026. Rute Bandung-Gambir menjadi. Yang paling favorit dan primadona penumpang.
Sebagai runner-up , ujarnya, yaitu rute Bandung-Yogyakarta. Lalu, Kiaracondong-Kutoarjo dan Kiaracondong-Gombong.
“Kemudian, relasi Bandung-Solo Balapan. Selanjutnya , Bandung-Surabaya Gubeng,” pungkas mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu. (win)

