
PENTAS.TV – BANDUNG, Status dan predikat kereta sebagai moda transportasi terfavorit dan primadona masyarakat semakin tidak tergoyahkan.
Bukti terbarunya terlihat pada berjubelnya volume penumpang kereta jarak jauh selama periode Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026, yakni 13-18 Maret 2026 di Wilayah 2 Bandung.
Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mengemukakan, secara kumulatif, hingga 18 Mei 2026 periode Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus tahun ini, sebanyak 98.667 lembar tiket kereta jarak jauh ludes terjual.
“Volume penjualan tiket itu 15,6 persen melebihi ketersediaan tempat duduk yang kami alokasikan,” tandas Kus, sapaan akrabnya.
Namun, hal tersebut bukan berarti sebanyak 98.667 orang pemilik tiket kereta jarak jauh tersebut tidak memperoleh tempat duduk yang jumlahnya 85.388 seats.
Para penumpang itu, tegasnya, tetap terlayani secara optimal. Pasalnya, pergerakan penumpang beberapa rangkaian kereta jauh relasi tertentu sangat dinamis.
“Ada beberapa titik pemberhentian dan pemberangkatan, naik lintas timur, barat, maupun Utara,” lanjut mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut.
Selama periode Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026, sambung Kus, volume keberangkatan penumpang dari wilayah kerjanya paling masif terjadi pada 17 Mei 2026. Kala itu, sahut Kus, jumlahnya 20.992 orang.
Stasiun Bandung, ujarnya, menjadi titik keberangkatan tersibuk di wilayah kerjanya. Pada 17 Mei 2026, sebanyak 7.502 orang penumpang berangkat dari Stasiun Bandung.
Tiga hari sebelumnya, yaitu 14 Mei 2026, kata Kus, Stasiun Kiaracondong lah yang menjadi titik tersibuk melayani keberangkatan penumpang kereta jarak jauh. Jumlahnya, sebut Kus, yaitu 3.463 orang penumpang.
Kus mengklaim, terakomodir dan terlayaninya para penumpang selama momen Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026 tersebut, selain berlimpahnya ketersediaan tiket, juga berkat aktivasi 28 perjalanan kereta jarak jauh per hari.
“Terdiri atas 26 perjalanan kereta jarak jauh reguler. Dua lainnya, berupa Lodaya Tambahan (Bandung-Solobalapan),” tutur mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu.
Tidak itu saja, berkat keseriusan dan komitmen kuat jajarannya yang bertekad ingin senantiasa melayani dan mengakomodir kebutuhan transportasi masyarakat secara sempurna, prima, dan optimal. (win)

