PENTAS.TV – BANDUNG, Menjalin sinergi dan kolaborasi termasuk strategi jitu sebuah korporasi agar performa serta kinerjanya tetap gemilang.
Karena itupun, tidak heran, korporasi perbankan berlabel Badan Usaha Milik Daerah BUMD terakbar di tanah air, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb, tetap aktif memperkuat sinerginya dengan seluruh stakeholder. Satu di antaranya adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Informasi terkini, sinergi antara bank bjb dan TNI semakin harmonis. Bertempat di Markas Besar (Mabes) TNI, pada 9 April 2026, bank bjb dan TNI bersepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam hal jasa serta produk pelayanan jasa keuangan.
Penandatanganan kerja sama itu dihadiri sejumlah tokoh penting kedua pihak. Antara lain, Laksamana Muda TNI Angkatan Laut (AL) Imam Subarkah, Kepala Pusat Keuangan TNI, dan Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Angkatan Darat (AD) Heri Hermawan, Wakil Kepala Pusat Keuangan TNI.
Lalu, Nunung Suhartini, Direktur Konsumer & Ritel bank bjb, Rudy Purwadhi selaku Pemimpin Divisi Kredit bank bjb, Hindun Herdiyani, Pemimpin Divisi Institutional Wholesale Banking bank bjb, Maman Rukmana, Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Konsumer bank bjb, Mohammad Mufti sebagai Chief Executive Officer (CEO) Regional 2 bank bjb, dan Bernard Aditya Respati, Pemimpin Kantor Cabang Khusus Jakarta.
Dalam keterangannya, Herfinia, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, mengemukakan, kelanjutan kerja sama dengan TNI menunjukkan terjalinnya kolaborasi yang berkesinambungan sejak 2022.
“Melalui kerja sama ini, kami dan TNI sepakat untuk memperluas ruang lingkup pelayanan jasa keuangan,” tandas Herfi, sapaan akrabnya.
Fokus sinergi yang berlanjut ini, jelas alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran (Unpad) tersebut, tidak hanya pembiayaan, tetapi juga berbagai produk pelayanan dan instrumen perbankan yang desainnya mengakomodir kebutuhan finansial personel Mabes TNI.
Satu bentuk pelayanan, tuturnya, yakni fasilitas Kredit Guna Bhakti (KGB) dan KGB Ekstra, yang berskema kompetitif serta fleksibel, bagi personel aktif. Fasilitas-fasilitas itu, sahut Herfi, sebagai daya dukung kebutuhan finansial para personel TNI.
Fasilitas berikutnya, tambah Herfi, yaitu Kredit Persiapan Purna Bhakti (KPPB) bagi personel TNI yang memasuki masa purna tugas.
“Tidak itu saja, kami juga menyediakan fasilitas berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi personel TNI, baik yang memiliki usaha sampingan maupun yang baru serta ingin mengembangkan usaha produktif.
Kemudian, imbuhnya, pihak ya pun menyediakan fasilitas dana berupa rekening giro dan tabungan. Pelayanan ini, terang dia, terintegrasi dengan berbagai fasilitas digital banking sehingga bisa menopang aktivitas transaksi keuangan.
Yang tidak kalah pentingnya, ungkap wanita berjilbab ini, pihaknya juga menyediakan Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bagi para personel TNI.
Melalui kolaborasi terbaru ini, Herfi menginformasikan, keterlibatan entitas anak perusahaan perbankan yang bermarkas di Jalan Naripan Bandung itu. “Jadi, pelayanan produk keuangan semakin lengkap dan terintegrasi,” ujarnya
Segmen penerima manfaat pun semakin luas. Di antaranya, kata dia, meliputi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) lingkungan TNI. (win /*)

