Patuhi Aturan Pemerintah Cegah Covid-19, Penutupan Sementara Bazooga Kali Ini Lebih Ringan dari Tahun 2020.

0
10
Bazooga Bandung Taman Sari

PENTAS TV – Sudah seminggu ini, Bandung Zoological Garden (Bazooga) ditutup sementara dan tidak menerima kunjungan wisatawan.

Penutupan sementara oleh Pemerintah Kota Bandung melalui surat yang ditandatangani ketua satgas covid Bandung Ema Sumarna bersama lima objek wisata lainnya berlaku hingga 2 Juni 2021. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya klaster baru Covid-19 di sektor pariwisata di Kota Bandung.

Objek wisata yang berada di jalan Taman Sari Bandung tersebut terlihat sepi dari kunjungan. Di halaman gerbang pintu utama dan juga pintu Ganesha terpampang poster yang bertuliskan tutup sementara tanggal 23 Mei sampai 1 Juni.

Di masa penutupan sementara ini, Bazooga juga melakukan perbaikan infrastruktur dan penambahan serta peremajaan sarana pencegahan Covid-19. Menurut Marketing Communication Bazooga, Sulhan Syafii, pihaknya tetap memberikan kompensasi setengah karyawan masuk dan setengahnya libur selama penutupan sementara ini.

“Sebanyak 80 karyawan dibagi dua shif, 40 orang masuk dan 40 orang libur selama. Bagi yang masuk sesuai shif, akan diberi kompensasi Rp 40 ribu per orang. Mereka yang bekerja melaksanakan perbaikan selama 10 hari tersebut,” ujar Sulhan, Minggu 30 Mei 2021.

Pembagian dua shif tersebut, lanjut Sulhan guna mencegah penyebaran Covid-19 diantara karyawan.

“Dalam penanganan Covid-19, Kami akan patuh pada aturan pemerintah” katanya.

Sementara selama libur sementara ini, sejumlah kandang yang selama ini aktif digunakan nampak diperbaiki oleh bagian maintenance atau bagian bangunan.

“Perbaikan-perbaikan kecil ini untuk menyempurnakan kandang agar lebih baik saat dibuka pada tanggal 2 Juni 2021,” katanya.

Ditambahkan Sulhan, sebanyak 850 ekor satwa yang ada di Bazooga tetap diberikan pakan seperti biasa oleh petugas.

“Semuanya masih berjalan seperti biasa atau perawatan pada seluruh satwa yang ada,” tanbahhya lagi. Menurut Sulhan, penutupan ini sebenarnya jauh lebih ringan dibandingkan penutupan pada tahun 2020, ketika Bazooga ditutup selama 100 hari lebih.

Meskipun ditutup kata Sulhan, karyawan tetap masuk dalam rangka konsolidasi dan perbaikan kandang satwa.

“Beberapa karyawan maintenance memang masuk seperti biasa karena perbaikan perbaikan seperti listrik saluran air dan juga kandang harus terus dirawat,” jelasnya.

Yang juga masuk kerja kata Sulhan, adalah bagian kebersihan dan bagian taman karena mereka harus merawat tumbuh-tumbuhan dan juga pohon-pohon besar.

“Pemeliharaan rutin ini memang dilakukan semasa 10 hari ditutup ini agar pada saat masuk nanti tanggal 2 Juni Kebun Binatang Bandung atau Bazooga nampak lebih asri,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melengkapi infrastruktur untuk pencegahan Covid-19, seperti sarana mencuci tangan dilengkapi sabun tangan, tanda silang untuk menjaga jarak, menambah alat pengecekan suhu tubuh dan sebagainya.

“Bahkan kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk menggelar tes antigen atau swab pada setiap pengunjung yang akan masuk Bazoga secara acak. Kami pun membatasi pengunjung yang masuk hingga 50 persen dari kapasitas,” ujarnya.***

Laporan : Singgih