Kinerja Bank BJBS Tetap Apik, Nominal  Pembiayaannya Bertambah Dua Digit, Ini Penjelasan Sang Bos

Publikasi:

PENTAS.TV – BANDUNG, Memang, secara umum, perkembangan industri perbankan berbasis syariah belum seagresif konvensional.

Meski demikian, beberapa emiten perbankan syariah tetap menunjukkan pergerakan positif hingga periode triwulan I 2026 berakhir. Di antaranya, anak usaha korporasi perbankan BUMD terakbar di Nusantara, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda).alias bank bjb, yaitu PT Bank Jabar-Banten Syariah (BJBS).

Dalam keterangannya, Arief Setyahadi, yang kembali tampil sebagai Direktur Utama Bank BJBS berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, mengklaim, pada triwulan perdana 2026, pihaknya berhasil mempermasif penyaluran pembiayaan.

“Alhamdulillah, pembiayaan kami pada akhir Maret 2026, bertambah dua digit, secara tahunan yakni sebesar 15,36 persen,” tandas Arief Setyadhadi.

Mantan Pemimpin PT Bank Danamon Indonesia Tbk Wilayah Jabar tersebut melanjutkan, penopang bergeliatnya pembiayaan yakni segmen komersial.

Hingga bulan ketiga 2026, kata dia, pembiayaan komersial menggeliat 22,60 persen lebih banyak apabila perbandingannya dengan periode sama 2025.

Tidak hanya pembiayaan komersial, lanjut pria asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang fasih berbahasa Sunda ini, segmen konsumer pun berkontribusi positif.

Ketika periode triwulan I 2026 berakhir, ungkapnya, pembiayaan konsumer juga menggeliat double digit secara tahunan, yakni 13,33 persen.

Arief Setyahadi menegaskan, pihaknya sangat  berkomitmen dan serius untuk senantiasa membukukan performa serta kinerja positif pada seluruh lini bisnis, tidak terkecuali pembiayaan.

Komitmen itu, jelasnya, sebagai upaya jajarannya agar perekonomian, khususnya, di wilayah Jabar-Banten, tetap bergairah

Berkenaan dengan RUPST Tahun Buku 2025, berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, para pemilik saham menyetujui dan mengesahkan pelaporan keuangan. Penilaiannya, opini wajar dalam seluruh  hal material.

Persetujuan lainnya berupa pemanfaatan laba bersih Tahun Buku 2025 bernominal Rp 58,09 miliar untuk menutup kerugian, yang tentunya,  acuannya adalah  ketentuan Undang Undang (UU) Perseroan Terbatas.

Dalam RUPST Tahun Buku 2025 itu, juga ada persetujuan tentang pencadangan dana bernilai Rp13,07 miliar.

Penggunaannya, antara lain dana tantiem bernilai Rp2,90 miliar. Lalu, dana untuk jasa produksi bernilai Rp98,71 miliar. Kemudian, pengalokasian dana Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah Rp1,45 miliar.

Persetujuan berikutnya, para pemilik saham menyepakati rencana recovery plan terbaru yang tersampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  (win/*)

Kinerja Bank BJBS, pembiayaan Bank BJBS, Bank BJBS, Arief Setyahadi

Editor: erwin

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Bukti Kinerja Bank BJB Moncer Terus: Laba Bersihnya Bertambah, Tebar Dividen Rp900 Miliar

PENTAS.TV - BANDUNG, Performa apik dan gemilang menjadi misi...

RUPST Bank BJB Syariah: Arief Setyahadi Masih Jadi  Nakhoda, Ini Susunan  Direksi Terbarunya

RUPST Bank BJB Syariah: Arief Setyahadi Masih Jadi  Nakhoda,...

RUPST Bank BJB: Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama, AyI Subarna Jabat Direktur Utama

PENTAS.TV - BANDUNG, Perubahan susunan pengurus dan kepemimpinan sebuah...

Ungkap Fakta Tragedi Argo Bromo Anggrek, Kemenhub  Panggil Pengelola Taksi Green SM

PENTAS.TV - BANDUNG, Pada 27 April 2026 sekitar pukul...