
PENTAS.TV – BANDUNG, Banyak cara dan strategi yang dilakukan serta diterapkan setiap korporasi, termasuk sektor transportasi publi, semisal PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).
Satu bentuknya yakni melengkapi line up armadanya agar kebutuhan transportasi masyarakat benar-benar terlayani dan terakomodir secara sempurna serta optimal.
Buktinya, 1 Mei 2026 menjadi momentum aktivasi rangkaian terbaru korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dahulu bernama Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) ini, Sangkuriang.
Rangkaian tersebut siap mengantarkan para penumpang sampai ujung timur Jawa. Pasalnya, Sangkuriang tidak hanya melaju di Wilayah 2 Bandung tetapi melintasi kota-kota besar di Jawa
“Titik keberangkatan dari Wilayah 2 Bandung, tepatnya Stasiun Bandung. Kereta ini melintasi Wilayah 5 Purwokerto, Wilayah 6 Yogyakarta, Wilayah 7 Madiun, Wilayah 8 Surabaya, dan titik akhirnya Wilayah 9 Jember, yaitu Ketapang,” tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat Humas PT (KAI) (Persero) Daerah Operasi Daop 2 Bandung.
Ini berarti, kata Kus, Sangkuriang merupakan rangkaian yang memiliki rute terjauh di wilayah Jawa, yakni sekitar 1.002 kilo meter.
Kus, sapaan akrabnya, meneruskan, Sangkuriang, yang perjalanan perdananya secara langsung diberangkatkan Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT KAI (Persero), memperkuat sekaligus melengkapi armada jajarannya.
Kehadirannya, lanjut mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut, menambah opsi serta membuka akses transportasi andal bagi masyarakat yang ingin bepergian ke kota-kota di wilayah Jateng dan Jatim.
Selain itu, kata dia, Sangkuriang, yang berangkat dari Stasiun Bandung setiap pukul 14.45 WIB, pun punya peran lain yang tidak kalah pentingnya.
Yaitu, bisa juga termasuk penggerak ekonomi daerah, terutama, wilayah-wilayah yang terlintasi rangkaian tersebut.
Secara total, lanjutnya, Sangkuriang berkapasitas penumpang 456 orang, sesuai ketersediaan tempat duduk.
” Meliputi penumpang Economy Class, yang terdiri atas 3 kereta, sebanyak 240 orang. Lalu, sebanyak 200 orang penumpang pada Executive Class, yang terdiri atas 4 kereta. Sisanya, sebanyak 16 orang pada satu kereta Compartement Class,” papar dia.
Mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu mengklaim kehadiran Sangkuriang direspon publik secara positif.
Indikatornya, pada hari perdana aktivasinya, beber Kus, sebanyak 1.076 lembar tiket terjual. Okupansinya mencapai 235,9 persen.
Okupansi itu, terangnya, bersifat dinamis karena adanya penumpang yang naik–turun pada beberapa stasiun atau titik pemberhentian.
Bicara soal tarif iket, Kus mengemukakan, nominalnya mulai pada level Rp450 ribu per orang.
Daftar Tarif Tiket Sangkuriang (Bandung-Ketapang pp)
1. Economy Class: mulai Rp450.000
2. Executive Class: : mulai Rp700.000
3. Compartement Class:: mulai Rp2.250.000. (win/*)

