Pembangunan Bukit Algoritma, Silicon Valey Indonesia Libatkan Masyarakat Sukabumi

0
12
bukit algoritma

PENTAS TV – Bukit algoritma yang rencananya akan di bangun di Kabupaten Sukabumi telah menjadi perbincangan masyarakat. Sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi mengenai pembangunan Bukit Algoritma ini, Layanan Cerdas Indonesia menggelar webinar dengan tajuk “Kesiapan Digitalisasi Kabupaten Sukabumi Melalui Pembangunan Bukit Algoritma” melalui aplikasi Zoom meeting pada Selasa 25 Mei 2021 lalu.

“Tema ini dipilih karena melihat digitalisasi yang sudah masuk ke hampir seluruh aspek kehidupan, sehingga pembangunan infrastruktur diharapkan dapat menjawab tantangan dan kebutuhan riset saat ini untuk menghasilkan output yang lebih besar di masa depan,” ujar Penggagas Pembangunan Bukit Algoritma, Budiman Sujatmiko, M.Sc, M.Phil dalam siaran persnya, Jumat 28 Mei 2021.

Penggagas Bukit Algoritma, akademis, pemerintah, serta perwakilan pemuda Sukabumi hadir sebagai narasumber pada webinar ini.
Budiman menambahkan bahwa pembangunan bukit algoritma akan melibatkan berbagai pihak. “Dukungan dari berbagai pihak akan mempercepat pembangunan dan mendukung akselerasi transformasi digital di Indonesia,” katanya.

Dengan hadirnya pusat riset dan teknologi di Indonesia, Budiman berharap hal ini dapat membantu memenuhi rantai suplai perkembangan teknologi dunia.

Ia pun mengajak putra bangsa untuk dapat terlibat dalam pembangunan ini. “Entrepreneur yang akan mendirikan startup dan mengembangkan bisnisnya di bukit algoritma akan didanai minimal senilai 1 juta US dollar atau setara dengan 14 Milyar rupiah,” tambahnya.

Salah satu pemuda Kabupaten Sukabumi, Dewex Sapta Anugrah menyatakan bahwa timbul beberapa keresahan dari masyarakat lokal dalam pembangunan bukit algoritma ini.

“Selain itu, wilayah Kabupaten Sukabumi yang saat ini menjadi wilayah pembangunan bukit algoritma belum memiliki akses internet yang merata,” tambahnya.

Di sisi lain, Ide pembangunan Bukit Algoritma ini disambut baik oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, BBA, SH. Ia mengatakan bahwa rencana pembangunan ini akan memberikan dampak yang positip pada percepatan transformasi digital di Indonesia.

“Dalam pembangunan bukit algoritma ini, warga setempat dapat dilibatkan dan tidak hanya menjadi penonton,” harapnya.

Webinar tersebut juga dihadiri oleh dua akademisi dari ITB yaitu Ir. Adi Indrayanto, M.Sc, Ph.D dan Ir. Budi Raharjo, M.Sc, Ph.D.

Dalam pemaparannya, Ir. Adi Indrayanto menjelaskan bahwa faktor penting dalam pembangunan kawasan riset dan teknologi adalah sumber daya manusia. Potensi pemanfaatan diaspora yang potensial merupakan salah satu langkah dalam mencapai keberhasilan pembangunan bukit algoritma.

Hal yang sama diutarakan Ir. Budi Raharjo. Ia menambahkan bahwa pendayagunaan sumber daya manusia dapat dilakukan dengan menghimpun diaspora yang potensial serta membangun pendidikan tinggi di lingkungan tersebut sehingga dapat terciptanya ekosistem riset yang memadai.***

Laporan : Singgih
.