Longsor di Petak Jalan Maswati-Sasaksaat Perjalanan Ciremai Terhenti, KAI Langsung Gerak Cepat

Publikasi:

PENTAS.TV – BANDUNG, Setiap aktivitas, apa pun sektor,nya,  tentunya, tidak selamanya bergulir mulus. Tidak jarang, beragam kendala non-teknis menjadi kendala.

Seperti yang saat ini dialami korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor transportasi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

Umumnya, kendala non-teknis yang dialami korporasi yang dahulu bernama Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) ini berupa yang berkaitan dengan kondisi alam dan cuaca.

Misalnya, bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, pergerakan tanah, pohon tumbang, dan sebagainya.

Bukti terbaru, , pada 1 April  2026,  laju perjalanan Ciremai (Semarang Tawang -Bandung) tersendat. Penyebabnya, petak jalan Maswati-Sasaksaat mengalami longsor.

“Demi keamanan dan keselamatan, kami menghentikan perjalanan Ciremai di sekitar lokasi longsor,” tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero)  Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

Kus, sapaan akrabnya, menjelaskan, tersendatnya laju perjalanan Ciremai tersebut pihaknya ketahui setelah menerima informasi  Pusat Pengendalian Operasi Kereta (Pusdalopka)  Daop 2 Bandung, yang disampaikan kru rangkaian kereta tersebut pukul 14.53 WIB.

Tidak menunggu waktu lama, kata mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut, pihaknya sesegera mungkin menindaklanjutinya.

Secara intensif, tutur mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ini,  pihaknya langsung berkoordinasi guna menangani kendala tersebut.

“Tim tanggap darurat langsung bergerak cepat tidak hanya berupa upaya-upaya penanganan, tetapi, apabila memang perlu, juga melakukan evakuasi, termasuk  pembersihan material longsoran pada jalur rel,” papar dia.

Akibat longsoran tersebut, sahut Kus,  ruas jalur petak  jalan Maswati -Sasaksaat tidak bisa terlintasi perjalanan kereta.

Agar jalur tersebut kembali normal, ujarnya, pihaknya berupaya keras mempercepat proses penanganan dan normalisasi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Demi keamanan dan keselamatan, kami memberhentikan perjalanan Ciremai untuk sementara waktu. Kami terus berupaya melakukan normalisasi jalur,” tutup Kus. (win)

Editor: erwin

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

PGRI Ciamis Juara Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026, Dedi Mulyadi Tambah Bonus Rp20 Juta per Finalis

PentasTV-Bandung, Tim Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis...

Wangsa Navya Hadir di Kota Baru Parahyangan, Hunian Modern untuk Keluarga Muda dan Investasi Menjanjikan

Pentas.TV-Bandung, Kawasan Kota Baru Parahyangan kembali menghadirkan inovasi hunian...

Latih Frontliner Bank dengan Bisindo, OJK Jabar Harap Akses Keuangan Inklusif Semakin Kuat

PENTAS.TV - Sebanyak 38 frontliner dari 31 perbankan di...

“Suamiku Lukaku” Viral! Kisah Pilu Korban KDRT Ini Bikin Publik Tersentuh, Perempuan Diajak Berani Melawan

Pentas.TV-Bandung, Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Indonesia...