Mobil Produk Astra Group  Laris Manis, Dominasi Pasar Nasional, BYD Mengejutkan

Publikasi:

The New Toyota Yaris Cross G Hybrid EV, model elektrifikasi terbaru Toyota resmi hadir di Indonesia. (Instagram)

PENTAS.TV – BANDUNG, meski dampak terjadinya berbagai dinamika global, semisal konflik geopolitik di Timur Tengah, masih terasa pada beragam sektor, sepertinya, tidak terlalu berpengaruh pada industri otomotif.

Berdasarkan data yang tersaji, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat,  selama Januari-April 2026, secara kumulatif , sebanyak 289.787 unit mobil, yang terdiri atas berbagai brand dan varian, baik berkonsep Internal Combusted Engine (ICE) atau berpembakaran internal yang mengandalkan Bahan Bakar Minyak BBM maupun elektrifikasi.

Realisasi penjualan mobil pada empat bulan perdana 2026 tersebut menggeliat 12 persen apabila perbandingannya dengan periode sama tahun lalu, yang berjumlah  257.647 unit.

Di antara berbagai model dan varian itu, brand-brand  yang dinaungi PT Astra Internasional Tbk, seperti Toyota,Daihatsu dan , Isuzu, mendominasi pasar nasional.

Secara total, selama Januari-April 2016, brand-brand mobil produk PT Astra International Tbk terjual sebanyak 143.365 unit, lebih banyak 4 persen daripada periode sama 2025.

Pada empat bulan awal 2025, realisasi penjualan brand-brand PT Astra International Tbk berjumlah 137.788 unit.

Brand produk PT Astra International Tbk terlaris yakni yang dinaungi anak usahanya, PT Toyota Astra Motor (TAM), selaku Agen Pemegang Merek (APM) Toyota Motor Corporation.

Volumenya 86.547 unit. Jumlah tersebut mencakup brand dan varian premiumnya, Lexus.

Di belakang brand berlogo The Triple Elips itu, brand yang merupakan kerabat terdekat Toyota yang dinaungi APM Daihatsu Motor Company, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), sebanyak 48.280 unit.

Selanjutnya, produk andalan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), sebagai APM Isuzu Motors Limited (Ltd), berada pada urutan ketiga brand PT Astra International Tbk terlaris. Volumenya yakni 8.250 unit.

Pada urutan keempat, UD Tricks, yang memproduksi dan memasarkan Heavy Duty Commercial Vehicle, sebanyak 261 unit.

Sayangnya, pangsa pasar produk-produk PT Astra International Tbk tersebut, secara keseluruhan, pada Januari-April 2026, susut 4 persen secara tahunan, yakni menjadi 49 persen.

Meski demikian, secara umum, volume penjualan produk-produk PT Astra International Tbk masih menguasai singgasana pasar mobil nasional.

Dalam keterangannya, Windy Riswantyo, Head Corporate Communication PT Astra International Tbk, mengatakan, performa apik penjualan brand-brand mobil yang dinaungi korporasi multi-sektor raksasa nasional itu berkat segmen Commercial Vehicle, melalui andalan PT ADM, yakni Daihatsu Gran Max Pick Up (PU) dan Daihatsu Gran Max Blind Van.

Bagaimana dengan brand-brand non-PT Astra International Tbk?

Data Gaikindo menunjukkan, brand yang dinaungi APM Mitsubishi Motor Corporation, yakni PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), selama empat bulan awal 2026, membukukan penjualan yang secara tahunan, bertambah 24,13 persen, menjadi 35.367 unit.

Lalu, brand asal Jepang lainnya yang menjadi andalan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), selaku APM Suzuki Motor Corporation, menjual sebanyak 24.154 unit, lebih banyak 31,85 persen daripada periode sama 2025.

Pencapaian anomali dibukukan PT Honda Prospect Motor (HPM). Berdasarkan data Gaikindo pada Januari-April 2026,  realisasi APM Honda Motor Company ini terkontraksi cukup signifikan, yaitu 37,27 persen secara tahunan.

Pada Januari-April 2025, PT HPM membukukan volume penjualan berjumlah 25.336 unit.  Namun, selama empat bulan pertama tahun ini, jumlahnya menyusut menjadi 15.893 unit.

Yang mengejutkan, brand asal China berkonsep elektrifikasi  yang dinaungi Build Your Dream (BYD) Automobile Company Ltd, termasuk model premiumnya, Denza, mengungguli produk-proudk PT HPM.

Volume penjualannya selama Januari-April 2016, berjumlah 19.247 unit, melesat 53,37 persen secara tahunan.

Khusus segmen Low Cost Green Car (LCGC), realisasi penjualannya terkoreksi 24,95 persen secara tahunan.

Pada empat bulan awal 2025, volume penjualannya 50.400 unit. Akan tetapi, pada Januari-April 2026, susut menjadi 37.823 unit. (win/*)

Editor: erwin

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Ini yang Dilakukan KAI Selama Momen Kenaikan Yesus Kristus: Sediakan 85.387Lembar Tiket Kereta

PENTAS.TV - BANDUNG, Berpredikat sebagai korporasi Badan Usaha Milik...

Demi Stabilitas Pangan, Bulog Aktifkan Jurus Lainnya: Tebar Jagung SPHP, Volumenya?

PENTAS.TV - BANDUNG, Sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara...

Harga Emas Antam Susut Lagi, Siap-siap Aksi Borong

PENTAS.TV - BANDUNG, Dampak terjadinya berbagai dinamika global, semisal...

Lika-liku Hyundai: Pasar dan Penjualan Bergeliat, Laba Berkurang, Kok Bisa?

PENTAS.TV - BANDUNG, Berbagai dinamika yang terjadi selama beberapa...