PENTAS .TV – BANDUNG, Menciptakan stabilitas sekaligus menggeliatkan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat, merupakan misi utama pemerintah dan seluruh lembaganya, termasuk Bank Indonesia (BI).

Hingga kini, bank sentral di tanah air itu terus merancang dan mengimplementasikan berbagai strateginya.

Nah, menjelang Idul Fitri 2026, ada kado spesial yang dipersembahkan Bank Indonesia (BI), yang termasuk strategi mereka. Yakni berkenaan dengan Suku Bunga Acuan.

Berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Maret 2026, BI menetapkan Suku Bunga Acuan BI tidak mengalami perubahan. Posisinya, tetap pada level 4,75 persen.

Seiring dengan hal itu, BI pun menyatakan, suku bunga Deposit Facility dan suku bunga Lending Facility pun tidak berubah.

Artinya, mengacu pada hasil RDG Periode Maret 2026, Suku Bunga Deposit Facility, masing-masing pada posisi 3,75 persen serta 5,50 persen.

Kepada media, Perry Warjiyo, Gubernur BI, menjelaskan, tujuan penetapan tentang tidak adanya perubahan Suku Bunga Acuan berdasarkan RDG Periode Maret 2026 tersebut yakni memperkokoh stabilitas rupiah.

“Juga agar inflasi 2026-2027 tetap pada target, yakni 2,5 persen plus-minus 1 persen,” kata Perry Warjiyo.

Dia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan optimalisasi beragam instrumen dan kebijakan moneter demi terciptanya ketahanan dan stabilitas ekonomi nasional yang lebih kokoh sehingga bisa mengatasi berbagai kemungkinan adanya dampak konflik di Timur Tengah. (win/*)