PENTAS.TV – BANDUNG, Semakin tidak terbantahkan lagi bahwa kereta memang menjelma sebagai moda transportasi terfavorit, primadona, dan pilihan utama masyarakat.
Fakta paling riil yang menunjukkan kereta sebagai moda transportasi paling diminati publik, tidak hanya kereta jarak jauh, tetapi juga Commuter Line, yakni membludaknya volume penumpang, terutama , pada periode-periode super sibuk, seperti Masa Angkutan Idul Fitri,
Pada periode Masa Angkutan Idul Fitri Tahun ini, yang berlangsung 11 Maret-1 April 2026, di Wilayah 2 Bandung, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI), mengklaim bahwa volume penumpang terus bertambah.
Karina Amanda, Vice President Corporate Secretary PT KCI, mengemukakan, pada 11-20 Maret 2026 Masa Angkutan Idul Fitri tahun ini, di Wilayah 2 Bandung, pihaknya mengaktifkan 57 perjalanan Commuter Line setiap harinya.
Ke-57 perjalanan per hari itu, lanjutnya, mencakup Commuter Line Bandung Raya (Padalarang-Cicalengka pp), Commuter Line Walahar (Purwakarta-Cikampek), Commuter Line Garut (Garut-Bandung-Purwakarta), dan Commuter Line Jatiluhur (Cikampek-Cikarang).
Di Wilayah 2 Bandung, ungkapnya, Commuter Line Bandung Raya menjadi yang paling favorit dan diminati publik selama periode 11-20 Maret 2026.
“Volume penumpangnya (Commuter Line Bandung Raya) berjumlah 285.414 orang,” tandas wanita berambut pendek tersebut.
Predikat Runner-up rangkaian pilihan utama masyarakat, sambungnya, yakni Commuter Line Walahar, yang melayani sebanyak 119.804 orang penumpang.
Sedangkan Commuter Line Garut dan Jatiluhur, menjadi rangkaian terfavorit selanjutnya. Volume penumpang kedua rangkaian Commuter Line tersebut selama 11-20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, masing-masing berjumlah 87.491 orang dan 39.783 orang penumpang.
Soal titik pelayanan penumpang paling sibuk pada 11-20 Maret 2026, tambah Karina Amanda, juaranya tetap Stasiun Bandung.
Selama periode ini, sebut dia, Stasiun Bandung melayani sebanyak 76.334 orang penumpang. Lalu, kata dia, diikuti Stasiun Cikarang, yang volume penumpangnya sebanyak 65.267 orang.
Beralih ke kawasan timur Kota Kembang, sebanyak 46.345 orang dan 38.787 orang penumpang terlayani oleh Stasiun Cicalengka serta Rancaekek, yang menempatkan keduanya sebagai titik tersibuk urutan 3-4 di Wilayah 2 Bandung.
“Sisanya, sebanyak 32.749 orang penumpang menjadikan Stasiun Padalarang sebagai titik tersibuk selanjutnya,” ucap Karina Amanda. (win /*)














