PENTAS.TV – BANDUNG, Sesuai prediksi awal, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), yakni PT KAI (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI), memperkirakan bahwa pada periode Masa Angkutan Idul Fitri tahun ini, yang bergulir 11 Maret-1 April 2026, di Wilayah 2 Bandung, berpotensi melebihi 1 juta penumpang.

Faktanya, selama 11-26 Maret 2026 Masa Angkutan Idul Fitri tahun ini, PT KCI mencatat, volume penumpang Commuter Line di Wilayah 2 Bandung berjumlah 1.007.612 orang.

Karina Amanda, Vice President Corporate Secretary PT KCI, mengatakan, pada 11-25 Maret 2026, pihaknya melayani kebutuhan transportasi sebanyak 943.193 orang penumpang.

“Volume penumpang melebihi 1 juta orang karena pada 26 Maret 2026, sebanyak 64.419 orang penumpang kami layani kebutuhan transportasinya,” tandas wanita berambut pendek ini.

Karina Amanda melanjutkan, realisasi volume penumpang selama 11-26 Maret 2026 di Wilayah 2 Bandung tersebut, berarti setiap harinya, rata-rata, pihaknya mengakomodir sebanyak 62.814 orang penumpang.

Momen terciptanya volume penumpang paling membludak, sahut ya, terjadi pada 23 Maret 2026. Kala itu, ujar dia, jumlahnya 87.500 orang.

Pencapaian itu, klaim Karina Amanda, menjadi rekor baru karena yang paling masif setelah periode Masa Angkutan Natal-Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 yang berjumlah 83.884 orang.

Di antara rangkaian armada di Wilayah 2 Bandung yang pihaknya aktifkan, pada 26 Maret 2026 Masa Angkutan Idul Fitri 2026, Commuter Line Bandung Raya tetap menjadi juaranya.

Commuter Line yang melayani relasi Padalarang-Cicalengka pp tersebut, sebut dia, melayani sebanyak 31.289 orang.

Rangkaian terfavorit berikutnya atau sebagai runner-up volume penumpang terbanyak, kata Karina Amanda, adalah Commuter Line Walahar (Purwakarta-Cikampek pp). Sebanyak 15.033 orang penumpang terlayani oleh rangkaian tersebut

Selanjutnya, kata dia, yaitu Garut (Garut-Bandung-Purwakarta pp), yang mengakomodir 10.450 orang penumpang.

Berikutnya, tutur Karina Amanda, yakni Commuter Line Jatiluhur (Cikampek-Cikarang pp). Kereta berskema Public Services Obligation (PSO) atau bersubsidi ini, melayani sebanyak 5.069 orang penumpang.

Seluruh penumpang yang pihaknya layani di Wilayah 2 Bandung tersebut, kebutuhan transportasinya terakomodir berkat aktivasi 57 perjalanan per hari.

Karina Amanda meneruskan, super masifnya volume penumpang Commuter Line di Wilayah 2 Bandung selama Masa Angkutan Idul Fitri 2026 itu, pun tidak hanya masyarakat yang berlibur ke sejumlah destinasi wisata dan bersilaturahmi dengan kerabatnya.

Akan tetapi, sambungnya, juga termasuk masyarakat yang sudah memulai aktivitas pekerjaannya pada 25 Maret 2026, yang saat itu, jumlahnya 83.104 orang. (win/*)