PENTAS.TV – BANDUNG, Rusaknya alam dan lingkungan di berbagai daerah akibat ulah manusia, bukanlah curah hujan.
Tentu saja, hal itu berakibat fatal. Antara lain, terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, pergerakan tanah, pohon tumbang, dan sebagainya.
Efeknya pun tidak main-main. Banyak aktivitas yang terganggu. Seperti yang terjadi di wilayah Grobogan Jateng.
Kabarnya, banjir menggenangi wilayah Grobogan. Informasinya, jalur kereta lintas utara mengalami gangguan.
Meski demikian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, menyatakan, perjalanan kereta lintas Utara tetap normal.
“Alhamdulillah, hingga kini, perjalanan kereta dari wilayah kami yang melintasi jalur utara tetap normal,” tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung.
Kus, sapaan akrabnya, menjelaskan, banjir yang melanda Grobogan tidak menyebabkan adanya perjalanan kereta lintas Utara dari Wilayah 2 Bandung yang mengalami penundaan.
Bahkan, tegasnya, tidak ada perjalanan kereta lintas Utara yang bertolak dari Wilayah 2 Bandung yang mengalami pembatalan.
Walau begitu, tegas mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut, demi keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan, pihaknya terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder , termasuk PT KAI (Persero) Daop 4 Purwokerto.
Dia menyatakan, jalinan komunikasi dan koordinasi tetap pihaknya lakukan. Hal itu, terangnya, supaya berbagai kemungkinan negatif terminimalisir serta terantisipasi.
“Yang utamanya, agar seluruh perjalanan tetap aman, lancar, nyaman, dan kondusif,” tutup mantan Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ini. (win)

