PENTAS.TV – BANDUNG, Prestasi demi prestasi terus ditorehkan korporasi perbankan berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terakbar di tanah air, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.
Buktinya, perbankan yang bermarkas di Jalan Naripan Bandung itu menambah koleksi penghargaan.
Terbaru, bank bjb merengkuh Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) BEI Award 2025 katagori Most Active Regional Development Bank Repo.
Penghargaan diterima oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Korporasi & Komersial bank bjb, M. As’adi Budiman, dan Pemimpin Divisi Treasury bank bjb Jhon Habibie Barus, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (13/4).
Dalam keterangannya, Herfinia, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, mengemukakan, SPPA Award 2025 yang diselenggarakan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), tidak hanya berupa apresiasi atas pencapaian jajarannya.
Namun, lanjutnya, juga membuktikan bahwa jajarannya sangat berkomitmen untuk senantiasa berkontribusi aktif dan positif bagi masyarakat, khususnya, yang berkaitan dengan pemanfaatan SPPA sebagai platform transaksi Surat Utang dan Sukuk pada level secondary market atau pasar sekunder.
Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung tersebut mengatakan, melalui SPPA, bank bjb turut berperan membentuk ekosistem transaksi secara lebih terintegrasi dan efisien. Selain itu, tegasnya, juga lebih transparan.
Selama beberapa tahun terakhir, ungkap Herfi, sapaan akrabnya, pihaknya terus mengembangkan strategi dan berinovasi guna memperkuat aktivitas transaksi pada pasar keuangan.
Caranya, beber dia, mengoptimalkan pemanfaatan platform digital. Lalu, menyempurnakan kualitas pelayanan.
“Kemudian, memperkuat kapabilitas internal mengenai pengelolaan transaksi fixed income dan transaksi repo,” sambung Herfi.
Dia berpendapat, sebagai platform transaksi, SPPA mempermudah jajarannya beraktivitas perdagangan yang lebih terstruktur, terintegrasi, efektif, dan efisien.
SPPA juga, lanjutnya, membuat pihaknya tidak hanya semakin memperluas akses, tetapi juga memperbanyak partisipasi pelaku pasar.
“Kami senantiasa berkomitmen memperkuat peran guna mendukung berbagai program pemerintah dan lembaga-lembaga, termasuk kebijakan BEI, demi terciptanya efektivitas, efisiensi, dan likuiditas pasar,” papar dia. (win /*)

