PENTAS.TV – BANDUNG, Banyak cara, strategi, dan inovasi yang diimplementasikan setiap korporasi, terutama yang berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN)-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), agar kinerjanya tetap apik dan solid.
Adalah korporasi perbankan BUMD terakbar di tanah air, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb sebagai satu contohnya.
Demi performa dan kinerja apik serta solid, bank bjb kembali mengeluarkan satu jurus andalannya, yaitu memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Yang terbaru, bank bjb mempererat sinerginya dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Semakin eratnya sinergi itu dalam sebuah pertemuan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, yang menyepakati terjalinnya kerja sama lebih harmonis, serta dihadiri Andra Soni, Gubernur Banten beserta jajarannya, termasuk Yudi Budi Wibowo, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten.
Selain itu, Muhammad Busthami, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Banten atau Bank Banten, dan Slamet Riyadi, Direktur Bisnis Bank Banten, juga turut menyaksikan kesepakatan tersebut.
Dalam keterangannya, Ayi Subarna, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama bank bjb, berpendapat, Banten punya potensi ekonomi yang besar. Jadi, kata dia, butuh adanya dukungan ekosistem keuangan secara terintegrasi dan solid.
Mengacu pada hal ini, mantan Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb ini melanjutkan, pihaknya membuka peluang bagi seluruh stakeholder untuk bersinergi, baik swasta maupun pemerintah, termasuk Pemprov Banten.
Terlebih, sahutnya, sebagai perbankan pelat merah, pihaknya merupakan mitra strategis pemerintah, baik level pusat, provinsi, maupun kota-kabupaten.
Karena itu, kata pria berpostur tubuh jangkung ini, terakselerasinya program-program pembangunan berkaitan erat dengan terjalinnya sinergi harmonis.
Pemerkuatan sinergi, khususnya di Banten, lanjutnya, tidak hanya bersama Pemprov Banten, tetapi juga dengan lembaga-lembaga keuangannya, termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Bicara soal kolaborasi dengan Pemprov Banten, Ayi Subarna mengemukakan, fokusnya pada sejumlah sektor prioritas.
Antara lain, ucapnya, pembiayaan Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM). Lalu, infrastruktur, pelayanan jasa keuangan berbasis digital, termasuk memperkuat inklusi-literasi keuangan. (win/*)

