PENTAS.TV – BANDUNG, Banyak faktor dan aspek yang bisa menggeliatkan perekonomian. Di antaranya, kemandirian energi.
Pasalnya, melalui kemandirian energi, berbagai sektor ekonomi pun terimbas efek positifnya. Misalnya, semakin perkasa dan berdaya saingnya industri nasional.
Karena itu, korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero), mengeluarkan jurus ampuh terbarunya demi semakin bergairah dan bergeliatnya industri nasional.
Yakni, mengoneksikan atau menyambungkan aliran listrik bagi konsumennya, khususnya, pelanggan Golongan Tegangan Tinggi (TT), PT Indah Kuat Pup & Paper (IKPP).
Tidak tanggung-tanggung, penyambungan listrik kepada industri yang berlokasi di Kabupaten Karawang itu berdaya super jumbo, yakni 250 Mega Volt Ampere (MVA).
Dalam keterangannya, Adi Priyanto, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, mengemukakan, penyambungan listrik pada PT IKPP adalah yang termasif, bahkan sebuah rekor di wilayah kerja PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jabar.
“Penyambungan itu pun sebagai bukti bahwa kami turut pro-aktif menopang perkembangan industri nasional,” tandas Adi Priyanto.
Selain itu, sahutnya, penyambungan listrik berkapasitas super-mega itu pun menunjukkan betapa siapnya korporasi Merah Putih iniuntuk melayani dan mengakomodir kebutuhan energi listrik yang andal, khususnya, bagi kalangan industri.
Jisman P Hutajulu, Komisaris PT PLN (Persero), berpendapat, semakin kuat, kokoh, dan bergairahnya perekonomian nasional, berkaitan erat dengan terjalinannya sinergi yang harmonis antara jajarannya dan seluruh stakeholder holder, termasuk para pelaku industri.
Sugeng Widodo, General Manager PT PLN (Persero) UID Jabar, menambahkan, pihaknya sangat siap merealisasikan sistem ketenagalistrikan di Tatar Pasundan, termasuk bagi para pelanggan berdaya besar.
“Tentunya, kami senantiasa berkomitmen mendukung dan mengakomodir kebutuhan energi yang andal bagi sektor industri,” tutup Sugeng Widodo. (win)

