Ogah  Operasional Kereta Terganggu Berbagai Kendala, KAI Inspeksi Seluruh Fasilitas, Begini Penjelasannya

Publikasi:

KAI rutin mengecek dan memeriksa jalur secara rutin. (Istimewa)

PENTAS.TV – BANDUNG, Beragam kendala, baik teknis maupun non-teknis, kerap dialami berbagai  kalangan, tidak terkecuali korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor transportasi publik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

Karena itu, demi keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan seluruh operasionalnya, korporasi yang dahulu bernama Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) ini, secara rutin, mengecek, memperbaiki, merawat, dan menyempurnakan seluruh fasilitasnya.

Seperti yang sering dilakukan PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.  “Kami sangat serius dan komitmen untuk senantiasa fokus pada keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan seluruh operasional, demi pelayanan prima serta optimal,” tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung.

Buktinya, ungkap Kus, sapaan akrabnya, dikomandoi Hendra Wahyono, Executive Vice President (EVP) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, dan Mohammad Kahfi, selaku Deputy EVP PT (KAI) Persero Daop 2 Bandung, pihaknya mengecek kondisi seluruh fasilitas secara all out, termasuk jalur.

Pemeriksaan pun, lanjut mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu, juga mencakup kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Itu semua, jelasnya, agar seluruh operasional dan pelayanan tetap prima dan optimal.

Saat pengecekan jalur, ujar Kus, pihaknya tidak hanya memeriksa kondisi rel, tetapi juga fasilitas penunjang lainnya. Antara lain, sebutnya, wesel, persinyalan, jembatan, dan sebagainya.

Terlebih, ujar dia, di wilayahnya terdapat puluhan Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus) alias titik-titik rawan.

“Aktivitas pemeriksaan ini rutin kami lakukan. Lokasinya tidak hanya pada satu titik, tetapi banyak tempat,” sambung Kus.

Pada sisi lain, mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut kembali mewanti-wanti sekaligus meminta masyarakat baik pengguna jalan, yakni pengendara dan pejalan kaki, maupun masyarakat yang tinggal di sekitar area jalur kereta, agar lebih disiplin dan patuh peraturan.

“Kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat terhadap peraturan, khususnya perkeretaan, sangat penting, sebagai upaya mengantisipasi sekaligus meminimalisir terjadinya kasus kecelakaan,” urai Kus. (win)

Editor: erwin

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Sekda Jabar dan Kandang Jepit

Pentas.TV-Bandung, Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman pada kunjungan dadakannya...

Partner Bank BJB Bertambah, Kali Ini Jabat Erat PT Taspen, Apa Bentuk Kolaborasinya?

PENTAS.TV - BANDUNG, Demi terciptanya performa dan kinerja apik,...

Indosaku Kena Sanksi OJK Efek Ulah Debt Collector, Bentuknya: Denda Ratusan Juta Rupiah

PENTAS.TV - BANDUNG, Sikap tegas ditunjukkan lembaga-lembaga pemerintah tatkala...

Harga Emas Antam Stagnan, Pilih Jual atau Beli?

PENTAS.TV - BANDUNG, Masih terjadinya berbagai dinamika global, berdampak...